Dijahit atau Tidak Dijahit, Masker Kain Mana yang Lebih Efektif?

Risna Halidi | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Senin, 25 Mei 2020 | 12:03 WIB
Dijahit atau Tidak Dijahit, Masker Kain Mana yang Lebih Efektif?
Masker kain berfilter (YouTube/Maker's Habitat)

Suara.com - Dijahit atau Tidak Dijahit, Masker Kain Mana yang Lebih Efektif?

Masyarakat telah diimbau untuk tetap menggunakan masker kain saat berada di luar rumah. Karena hal tersebut, penjualan masker kain kini membludak.

Untuk memenuhi permintaan, kini tersedia banyak tutorial membuat masker kain sendiri. Bahkan hingga ada cara untuk membuat masker kain tanpa dijahit.

Dilaporkan WebMD, baik masker kain yang dijahit maupun tidak dijahit tetap memiliki keefektivitasan yang sama saat digunakan secara benar.

Selain itu, perhatikan juga jenis kain yang digunakan pada kain tersebut. Masker kain yang baik menggunakan bahan kain katun kencang yang setidaknya terdiri dari dua lapis dan memiliki jumlah serat yang banyak.

Sebab, jumlah serat yang banyak akan menjadi penyaring atau filter droplet pernapasan sekaligus membuat kita tetap bisa bernapas dengan nyaman.

Pada beberapa masker kain terdapat lapisan terbuka di mana kita bisa menyelipkan filter sebagai lapisan pelindung tambahan, misalnya seperti penyaring kopi (hal ini direkomendasikan CDC untuk masker kain buatan).

Penyaring ini harus cukup tebal untuk bisa menyaring partikel kecil dan lembab namun juga tetap bisa membantu kita bernapas secara nyaman.

Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum Anda mencoba berbagai macam jenis bahan untuk menjadi penyaring adalah mengandung bahan-bahan berbahaya seperti fiberglass.

Baik masker kain dijahit maupun tidak dijahit, pastikan hasil akhirnya nyaman digunakan dan pas di wajah sehingga kita tidak perlu sering-sering membenarkan posisinya.

Cara memastikannya adalah masker ini harus bisa menutupi mulai dari hidung hingga di bawah dagu dan lebar hingga kedua telinga. Jika ada celah ruang hingga udara bisa masuk, maka masker ini jadi tidak berfungsi dengan baik.

Jika masker kain yang Anda gunakan tidak membuat Anda tidak bisa bernapas dengan nyaman, jangan digunakan. Carilah masker yang nyaman dan tepat digunakan.

Masker kain harus dibersihkan dengan cara dicuci setiap hari setelah dipakai. Jika masker berubah bentuk setelah dicuci, misalnya menjadi lebih melar, jangan gunakan lagi.

Dan jika Anda menggunakan filter yang diselipkan, buang filter tersebut setelah digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masker Kain atau Face Shield, Mana Lebih Baik? Begini Kata Ahli

Masker Kain atau Face Shield, Mana Lebih Baik? Begini Kata Ahli

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 21:30 WIB

Kemenparekraf - Delamibrands Bagikan 10.000 Masker Kain bagi Pekerja

Kemenparekraf - Delamibrands Bagikan 10.000 Masker Kain bagi Pekerja

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:04 WIB

Hasil Penelitian: Mobil Dijemur, Virus Corona dalam Kabin Bisa Enyah

Hasil Penelitian: Mobil Dijemur, Virus Corona dalam Kabin Bisa Enyah

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB