Waspada Gelombang Kedua, China Sudah Tes 6,5 Juta Penduduk Wuhan

M. Reza Sulaiman
Waspada Gelombang Kedua, China Sudah Tes 6,5 Juta Penduduk Wuhan
Pasar Huanan di Wuhan, China., tempat virus corona jenis baru dilaporkan muncul pertama kali. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)

Penduduk kota Wuhan melakukan tes virus Corona massal demi mencegah terjadinya gelombang kedua pandemi virus Corona Covid-19.

Suara.com - Waspada Gelombang Kedua, China Sudah Tes 6,5 Juta Penduduk Wuhan

Pencegahan gelombang kedua pandemi virus Corona Covid-19 sudah mulai dilakukan China, dengan melakukan tes virus Corona massal kepada penduduk di kota Wuhan, Provinsi Hubei, tempat penyakit ini berasal.

Dilansir Anadolu Agency, pemerintah China mengatakan sudah berhasil melakukan tes virus Corona kepada 6,5 juta penduduk Wuhan dalam waktu 10 hari.

Angka ini setara dengan 50 persen populasi kota Wuhan, yang berdasarkan sensus terbaru berjumlah 11 juta orang.

Periode tes virus Corona massal dilakukan sejak tanggal 14 hingga 23 Mei 2020. Sayangnya, informasi yang didapat tidak menjelaskan jenis tes yang dimaksud, apakah rapid test atau swab test.

Kantor berita Xinhua mengatakan periode kedua tes virus Corona massal di Wuhan akan dilakukan sebentar lagi.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan untuk pertama kalinya sejak pandemi virus Corona Covid-19 dimulai akhir tahun lalu, tidak ada kasus baru Covid-19 di China.

Pada Sabtu (23/5/2020), NHC menyebut ini adalah kabar baik sekaligus rekor untuk China, yang disebut bertanggung jawab terhadap pandemi virus yang melanda dunia saat ini.

Proses pengambilan sampel darah melalui rapid test di kawasan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, Jumat (22/5). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi rapid test virus Corona. [Suara.com/Alfian Winanto]

Dilansir ABC Australia, NHC menyebut tidak ada kasus baru sebagai kemenangan besar dari empat kasus baru yang tercatat di hari sebelumnya.

Salah satu kunci keberhasilan China menekan angka penyebaran virus adalah pembatasan sosial dan karantina wilayah yang ketat sejak Maret lalu. Hal ini mencegah penyebaran virus ke berbagai daerah lain yang sulit dijangkau transportasi.

Meski begitu, ada dua kasus penyakit impor yang dicurigai terjadi di Shanghai dan provinsi Jilin.

Kasus impor memang menjadi masalah baru China, mengingat banyaknya warga China yang kembali setelah bepergian ke luar negeri. Selain provinsi Jilin, provinsi Heilongjiang juga menjadi daerah dengan kasus impor yang diwaspadai.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS