Waspada Gelombang Kedua, China Sudah Tes 6,5 Juta Penduduk Wuhan

M. Reza Sulaiman

Selasa, 26 Mei 2020 | 13:12 WIB
Waspada Gelombang Kedua, China Sudah Tes 6,5 Juta Penduduk Wuhan
Pasar Huanan di Wuhan, China., tempat virus corona jenis baru dilaporkan muncul pertama kali. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)

Suara.com - Waspada Gelombang Kedua, China Sudah Tes 6,5 Juta Penduduk Wuhan

Pencegahan gelombang kedua pandemi virus Corona Covid-19 sudah mulai dilakukan China, dengan melakukan tes virus Corona massal kepada penduduk di kota Wuhan, Provinsi Hubei, tempat penyakit ini berasal.

Dilansir Anadolu Agency, pemerintah China mengatakan sudah berhasil melakukan tes virus Corona kepada 6,5 juta penduduk Wuhan dalam waktu 10 hari.

Angka ini setara dengan 50 persen populasi kota Wuhan, yang berdasarkan sensus terbaru berjumlah 11 juta orang.

Periode tes virus Corona massal dilakukan sejak tanggal 14 hingga 23 Mei 2020. Sayangnya, informasi yang didapat tidak menjelaskan jenis tes yang dimaksud, apakah rapid test atau swab test.

Kantor berita Xinhua mengatakan periode kedua tes virus Corona massal di Wuhan akan dilakukan sebentar lagi.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan untuk pertama kalinya sejak pandemi virus Corona Covid-19 dimulai akhir tahun lalu, tidak ada kasus baru Covid-19 di China.

Pada Sabtu (23/5/2020), NHC menyebut ini adalah kabar baik sekaligus rekor untuk China, yang disebut bertanggung jawab terhadap pandemi virus yang melanda dunia saat ini.

Proses pengambilan sampel darah melalui rapid test di kawasan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, Jumat (22/5). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi rapid test virus Corona. [Suara.com/Alfian Winanto]

Dilansir ABC Australia, NHC menyebut tidak ada kasus baru sebagai kemenangan besar dari empat kasus baru yang tercatat di hari sebelumnya.

baca juga

Salah satu kunci keberhasilan China menekan angka penyebaran virus adalah pembatasan sosial dan karantina wilayah yang ketat sejak Maret lalu. Hal ini mencegah penyebaran virus ke berbagai daerah lain yang sulit dijangkau transportasi.

Meski begitu, ada dua kasus penyakit impor yang dicurigai terjadi di Shanghai dan provinsi Jilin.

Kasus impor memang menjadi masalah baru China, mengingat banyaknya warga China yang kembali setelah bepergian ke luar negeri. Selain provinsi Jilin, provinsi Heilongjiang juga menjadi daerah dengan kasus impor yang diwaspadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Disebut Pengkhianat, Ferdinand: Dia Sedang Majukan Ekonomi Rakyat

Luhut Disebut Pengkhianat, Ferdinand: Dia Sedang Majukan Ekonomi Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 07:10 WIB

Hong Kong Cemas China Bahas RUU Keamanan Nasional, Kenapa?

Hong Kong Cemas China Bahas RUU Keamanan Nasional, Kenapa?

News | Senin, 25 Mei 2020 | 19:45 WIB

Zhao Lijian: Amerika Serikat Ingin Kacaukan Keamanan Nasional China

Zhao Lijian: Amerika Serikat Ingin Kacaukan Keamanan Nasional China

News | Senin, 25 Mei 2020 | 18:06 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×