Zhao Lijian: Amerika Serikat Ingin Kacaukan Keamanan Nasional China

Syaiful Rachman

Senin, 25 Mei 2020 | 18:06 WIB
Zhao Lijian: Amerika Serikat Ingin Kacaukan Keamanan Nasional China
Jubir Kemlu China Zhao Lijian (ANTARA/HO-MFA/mii)

Suara.com - Isu protes antipemerintah di Hong Kong dan sanksi terhadap sejumlah perusahaan terkait Xinjiang menjadi dua isu utama terkini yang memicu ketegangan hubungan antara China dan Amerika Serikat (AS).

China memperingatkan, Senin (25/5/2020), bahwa pihaknya akan mengambil langkah balasan jika AS bersikukuh mencampur soal Hong Kong, menyusul ancaman sanksi yang mungkin diberikan kepada China atas rencana pengesahan undang-undang keamanan nasional di kota itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dalam sebuah jumpa pers menyebut AS tengah berupaya mengacaukan keamanan nasional China, dan pemerintah China telah mengajukan surat protes keras kepada Gedung Putih.

Sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O'Brien menyatakan bahwa regulasi keamanan bagi Hong Kong dapat berujung pada sanksi dari AS.

Polisi antihuru-hara menggunakan peluru karet untuk membubarkan aksi menentang rencana Beijing menerapkan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong, China, Minggu (24/5/2020). (ANTARA FOTO/REUTERS/Tyrone Siu)
Polisi antihuru-hara menggunakan peluru karet untuk membubarkan aksi menentang rencana Beijing menerapkan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong, China, Minggu (24/5/2020). (ANTARA FOTO/REUTERS/Tyrone Siu)

Selain isu Hong Kong, Lijian juga mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri China menyesalkan dan menolak dengan keras sanksi AS terbaru yang diberikan kepada beberapa perusahaan China terkait isu kelompok Uighurs di Xinjiang.

Lijian menegaskan, isu itu adalah murni masalah dalam negeri China.

Pada Jumat (22/5/2020) pekan lalu, Departemen Perdagangan AS menyatakan pihaknya memberikan sanksi terhadap sembilan perusahaan dan lembaga China.

AS menyebut mereka "terlibat dalam pelanggaran HAM serta penyiksaan yang dijalankan dalam kampanye China untuk melakukan represi, penahanan massa secara sewenang-wenang, pemaksaan tenaga kerja, dan pengawasan dengan teknologi tinggi terhadap Uighurs." [Antara]

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global

Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:11 WIB

Protes Ala Romelu Lukaku: Tiru Joget Gemoy Trump hingga Tatap Tajam Infantino

Protes Ala Romelu Lukaku: Tiru Joget Gemoy Trump hingga Tatap Tajam Infantino

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:56 WIB

Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia

Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:51 WIB

Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar

Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:32 WIB

Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA

Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:50 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:33 WIB

Belgia Bantai Amerika Serikat 4-1, 'Bantuan' FIFA dan Donald Trump Tak Berpengaruh

Belgia Bantai Amerika Serikat 4-1, 'Bantuan' FIFA dan Donald Trump Tak Berpengaruh

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:37 WIB

Rupiah Terkapar Lemah Hari Ini, Sempat ke Level Rp18.000

Rupiah Terkapar Lemah Hari Ini, Sempat ke Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 15:52 WIB

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:39 WIB

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×