Benarkah Penglihatan Kabur Tanda Corona Covid-19? Ini Kata Dokter!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 27 Mei 2020 | 10:30 WIB
Benarkah Penglihatan Kabur Tanda Corona Covid-19? Ini Kata Dokter!
Ilustrasi mata. (Pixabay)

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia. Seorang dokter pun menjelaskan bahwa penglihatan kabur belum bisa disebut sebagai gejala virus corona Covid-19.

Sebelumnya, gejala umum virus corona Covid-19 adalah batuk persisten dan demam tinggi. Tapi, beberapa pasien corona Covid-19 juga mengeluhkan gejala aneh lainnya, termasuk penglihatan kabur.

Penasihat khusus Boris Johnson, Dominic Cummings, sempat melanggar aturan stay at home dengan melakukan perjalanan dari London ke Durham.

Saat itu Cummings melakukan perjalanan di dekat Istana Barnard bersama anak dan istrinya ketika Inggris sedang dalam puncak penguncian akibat virus corona Covid-19.

Lalu, Cummings juga pernah menyingung masalah penglihatannya yang berkaitan dengan virus corona Covid-19 dalam acara Good Morning Britain bersama Lorraine Kelly. Tetapi, dokter mengatakan bahwa hilangnya penglihatan atau penglihatan kabur belum dikaitkan dengan virus corona Covid-19.

Dr Amir Khan, yang menangani pasien Covid-19 mengaku belum pernah mendengar pasien mengeluhkan pandangan kandung atau kehilangan penglihatan akibat virus tersebut.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

"Adakah hubungan antara virus corona Covid-19 dengan penglihatan? kita tahu ada efek samping dan butuh waktu lama untuk menemukannya," tanya Lorraine kepada Amir dikutip dari Express.

Amir Khan mengatakan bahw avirus corona Covid-19 masih tergolong baru dan gejalanya masih terus diperhatikan pada setiap pasien. Tapi, Amir belum pernah mendengar atau mendapati pasiennya mengalami masalah penglihatan.

"Kemarian Dominic Cummings mengatakan bahwa dia sudah berbicara dengan profesional medis sebelum melakukan perjalan kembali ke London dari Durham. Saya agak khawatir bila dia memberi tahu dokter pandangannya kabur tapi diperbolehkan berkendara," kata Amir.

Menurut Amir, siapa pun pasti tidak boleh berkendara ketika memiliki masalah dengan penglihatan. Pihak sendiri mungkin akan menyuruh Cumming tetap tinggal di London atau Durham jika sudah terlanjut melakukan perjalanan.

Sejauh ini, gejala aneh dari virus corona Covid-19 yang sudah disetujui oleh ahli kesehatan adalah hilangnya indera penciuman dan perasa yang sudah masuk daftar gejala umum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Lebaran, 6.721 Warga Jakarta Positif Corona, 508 Orang Meninggal

Usai Lebaran, 6.721 Warga Jakarta Positif Corona, 508 Orang Meninggal

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 21:07 WIB

Gawat! 174 Orang Mati dalam Sehari karena Virus Corona di Rusia

Gawat! 174 Orang Mati dalam Sehari karena Virus Corona di Rusia

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 15:35 WIB

Dijamin Terjangkau, Thailand Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Pada Monyet

Dijamin Terjangkau, Thailand Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Pada Monyet

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB