Pernah Terinfeksi Covid-19, Sejumlah Tenaga Medis Kembangkan Antibodi

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 27 Mei 2020 | 11:00 WIB
Pernah Terinfeksi Covid-19, Sejumlah Tenaga Medis Kembangkan Antibodi
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]

Suara.com - Sejauh ini belum ada vaksin atau obat yang disetujui untuk melawan infeksi virus corona Covid-19. Para ilmuwan di seluruh dunia masih berusaha mencari tahu pengobatan yang terbaik.

Di sisi lain, sudah banyak tim medis yang gugur melawan virus corona Covid-19 karena tertular dari pasiennya selama bertugas.

Tapi, sebuah penelitian baru menemukan sebagian besar perawat dan dokter yang terinfeksi virus corona Covid-19 ini berusaha memproduksi antibodi.

Antibodi ini berfungsi melindungi mereka dari infeksi ulang virus corona Covid-19. Karena, beberapa pasien sembuh dari virus corona Covid-19 justru kembali terinfeksi lagi kedua kalinya.

Menurut penelitian tersebut, hampir semua perawat dan dokter di rumah sakit timur laut Perancis yang terinfeksi virus corona Covid-19 mengembangkan antibodi untuk dirinya sendiri.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Penelitian baru yang dilakukan oleh Institut Pasteur dan rumah sakit universitas di Strasbourg yang dilaporkan oleh Bloomberg ini telah mengevaluasi 160 dokter dan perawat.

Hasilnya, hanya 1 tenaga medis yang sudah pernah terinfeksi virus corona Covid-19 tapi tidak mengembangkan antibodi dalam waktu 15 hari setelah terjadinya infeksi.

Secara keseluruhan, ada 98 persen petugas layanan medis yang mengembangkan antibodi untuk menetralisir virus corona Covid-19 setelah 14 hari.

"Temuan ini mendukung penggunaan tes serologis untuk diagnosis individu yang telah pulih dari infeksi SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19," kata para peneliti dalam laporannya yang dikutip dari Fox News.

Namun, sekarang ini belum ada bukti bahwa orang yang pulih dari virus corona Coovid-19 akan terbebas dari infeksi ulang kedua kalinya. Organisasi Keseharan Dunia (WHO) pun mengatakan belum ada jaminan untuk hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang dengan Riwayat Genetik Demensia Berisiko Terinfeksi Corona Covid-19?

Orang dengan Riwayat Genetik Demensia Berisiko Terinfeksi Corona Covid-19?

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 08:57 WIB

Positif Covid-19, Tenaga Medis Kota Sukabumi Titip Pesan untuk Warga

Positif Covid-19, Tenaga Medis Kota Sukabumi Titip Pesan untuk Warga

Jabar | Rabu, 27 Mei 2020 | 08:12 WIB

Mata Berair Bisa Jadi Tanda Virus Corona Covid-19, Ini Kata Ilmuwan!

Mata Berair Bisa Jadi Tanda Virus Corona Covid-19, Ini Kata Ilmuwan!

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 07:44 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB