Lockdown Terkait Pandemi Corona Berisiko pada Kesehatan Mental Anak

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 27 Mei 2020 | 18:07 WIB
Lockdown Terkait Pandemi Corona Berisiko pada Kesehatan Mental Anak
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak menderita kesehatan mental yang buruk sebagai akibat dari lockdown virus corona. Hal tersebut telah diperingatkan oleh direktur senior NHS, Profesor Tim Kendall.

Dilansir dari Independent, profesor Kendall seorang konsultan psikiater, mengatakan bahwa masalah utama baginya adalah kesehatan mental anak-anak.

Dia mengatakan panggilan ke Childline (layanan konseling anak dan remaja) telah meningkat 50 persen selama beberapa bulan terakhir.

“Saya mendengar orangtua benar-benar berjuang dengan melakukan pendidikan di rumah, benar-benar berjuang dengan anak-anak yang punya masalah perkembangan saraf seperti ADHD dan autisme. Anak-anak ini sedang stres," kata Profesor Kendall.

"Saya pikir tidak ada keraguan bahwa dengan data yang kami dapatkan sekarang dan kami secara aktif melihat ini, bahwa anak-anak dan remaja autisme, khususnya ADHD tetapi umumnya anak-anak dan remaja, saya pikir, menderita cukup tertekan dengan lockdownm," ujarnya. 

Ia menambahkan, “ini adalah sesuatu yang kami persiapkan. Jadi kami berbicara dengan kepala eksekutif, direktur medis dan membantu perwalian di seluruh negeri untuk melangkah dan mulai bersikap lebih asertif," tambahnya.

Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)
Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)

Profesor Kendall mengatakan kepala eksekutif NHS Inggris, Sir Simon Stevens untuk mendukung perluasan layanan kesehatan mental sebagai bagian dari rencana jangka panjang layanan kesehatan.

"Semua orang tahu bahwa kesehatan mental memiliki hasil yang buruk untuk kesehatan fisik, untuk ekonomi dan lainnya. Jadi sekarang adalah waktu untuk memastikan kesehatan mental tetap sehat," kata Profesor Kendall.

"Kami tidak akan berhenti memastikan ini terjadi, dan Simon Stevens benar-benar di belakangnya. Saya pikir kita masih memiliki peluang bagus untuk hal itu terjadi," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Beberkan 2 Kriteria Daerah yang Bisa Terapkan New Normal

Pemerintah Beberkan 2 Kriteria Daerah yang Bisa Terapkan New Normal

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 16:42 WIB

Kosong Melompong, Terminal Pulo Gebang Sepi Penumpang di H+4 Lebaran

Kosong Melompong, Terminal Pulo Gebang Sepi Penumpang di H+4 Lebaran

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 16:24 WIB

Ahli: Memakai Masker Jangka Panjang Mengurangi Pasokan Oksigen Darah

Ahli: Memakai Masker Jangka Panjang Mengurangi Pasokan Oksigen Darah

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB