Punya Kista Ovarium Seperti Feby Febiola, Ketahui Penyebab dan Risikonya!

Angga Roni Priambodo | Shevinna Putti Anggraeni
Punya Kista Ovarium Seperti Feby Febiola, Ketahui Penyebab dan Risikonya!
Feby Febiola [Instagram]

Kista ovarium seperti Feby Febiola bisa disebabkan oleh beberapa hal, termasuk masalah hormonal.

Suara.com - Saat ini Feby Febiola sedang mengidap kista ovarium. Melalui unggahan Instagramnya, Feby Febiola menunjukkan dirinya mengenakan pakaian rumah sakit dan akan melakukan operasi kista ovarium besok.

"..Siap-siap buat operasi Kista Ovarium besok..doakan ya supaya semua lancar,'' tulis Feby Febiola dalam unggahan Instagramnya.

Kista adalah kantung berisi cairan yang bisa terbentuk di banyak bagian tubuh. Sementara, kista ovarium terbentuk di dalam atau di ovarium.

Dilansir oleh Womens Health, penyebab paling umum kista ovarium meliputi:

1. Masalah hormonal

Kista fungsional biasanya hilang sendiri tanpa pengobatan. Kista jenis ini mungkin disebabkan oleh masalah hormon atau obat yang digunakan untuk membantu Anda berovulasi.

Feby Febiola bersiap jalani operasi kista ovarium [Instagram/febyfebiola_]
Feby Febiola bersiap jalani operasi kista ovarium [Instagram/febyfebiola_]

2. Endometriosis

Wanita dengan endometriosis bisa mengembangkan jenis kista ovarium yang disebut endometrioma. Jaringan endometriosis dapat menempel dan tumbuh pada ovarium. Kista jenis ini biasanya menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seks dan menstruasi.

3. Kehamilan

Kista ovarium biasanya berkembang pada awal kehamilan untuk membantu mendukung kehamilan sampai plasenta terbentuk. Tapi, kista ovarium yang tidak hilang selama kehamilan mungkin perlu diangkat.

4. Infeksi panggul yang parah

Infeksi dapat menyebar ke ovarium dan tuba fallopi dan menyebabkan kista terbentuk.

Beberapa kista ovarium memang bisa menyebabkan kanker, tetapi kebanyakan kista ovarium tidak bersifat kanker.

Risiko kanker ovarium biasanya meningkat seiring bertambahnya usia. Wanita yang melewati masa menopause dengan kista ovarium biasanya memiliki risiko lebih tinggi untuk kanker ovarium.

Bicaralah dengan dokter mengenai risiko kanker ovarium Anda. Karena, skrining untuk kanker ovarium tidak dianjurkan untuk sebagian besar wanita.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS