Pakar: Hubungan Manusia dan Hewan Lahirkan Wabah Penyakit Menular

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 30 Mei 2020 | 11:39 WIB
Pakar: Hubungan Manusia dan Hewan Lahirkan Wabah Penyakit Menular
Spesies Baru Kelelawar. [B.D. Patterson, Field Museum/Eurekalert]

Suara.com - Pakar: Hubungan Manusia dan Hewan Lahirkan Wabah Penyakit Menular

Para ahli berpendapat virus corona penyebab penyakit Covid-19 merupakan salah satu dari sekian virus yang nampak ke permukaan. Aslinya, di kemudian hari virus-virus seperti ini seperti akan menjadi gunung es dan belum terungkap. 

Menurut ilmuwan, pakar medis, sekaligus ahli gizi Dr. Michael Greger berpendapat jika penyakit menular ini terjadi karena manusia memiliki hubungan dekat dengan hewan seperti memelihara, memburu, dan memakannya.

Dr. Michael dikenal telah lama menganjurkan pola makan berbasis nabati dari tumbuhan dan kacang-kacangan. Bahkan untuk itu ia mengaku telah banyak melakukan penelitian tentang penyakit menular. Sebanyak 3.600 catatan kaki, dan referensi di buku 500 halaman menjadi saksinya.

Dalam penelitian itu ia menyimpulkan hubungan manusia dengan hewan lah yang mengakibatkan lahirnya berbagai jenis pandemi. Setiap saat orang memakan sosis daging, nugget ayam, burger sapi dan sebagainya.

Kunci dari semua ini adalah zoonosis, yakni penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia. Penyakit masuk ke tubuh manusia, menyerang kekebalan tubuh dengan risiko fatal dan mematikan.

Virus-virus ini pada umumnya bisa dijinakkan oleg inangnya, tetapi ia bisa bermutasi menyesuaikan diri dengan makhluk yang dihinggapinya dan bisa menyebabkan kematian.

Ia juga berpendapat tuberkulosis atau TBC, penyakit pernapasan yang sampai saat ini ada dan menyerang jutaan orang, bisa didapat ribuan tahun lalu melalui kambing.

Campak berasal dari domba dan kambing, cacar berasal dari unta, kusta berasal dari kerbau, hingga demam tifoid berasal dari ayam dan flu dari sapi dan kuda.

baca juga

Seperti wabah SARS yang disebut-sebut melalui musang yang berpindah dari kelelawar ke manusia, MERS melalui peranta unta, dan terakhir Covid-19 berasal dari trenggiling, hewan bersisik dan langka dagingnya dianggap lezat dan memiliki khasiat obat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Dibutuhkan Lebih Banyak Penelitian pada Hewan Terkait Virus Corona

Ahli: Dibutuhkan Lebih Banyak Penelitian pada Hewan Terkait Virus Corona

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 21:00 WIB

Peneliti Kembali Temukan Bukti Virus Corona dari Kelelawar, tapi...

Peneliti Kembali Temukan Bukti Virus Corona dari Kelelawar, tapi...

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 09:30 WIB

Virus Hewan VS Sistem Kekebalan: Penjelasan Mengapa Zoonosis Berbahaya

Virus Hewan VS Sistem Kekebalan: Penjelasan Mengapa Zoonosis Berbahaya

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×