Meski Ada Vaksin, Ahli Epidemologi Sebut Virus Corona Tak Akan Hilang

Bimo Aria Fundrika

Senin, 01 Juni 2020 | 07:25 WIB
Meski Ada Vaksin, Ahli Epidemologi Sebut Virus Corona Tak Akan Hilang
Ilustrasi Meski Ada Vaksin, Ahli Epidemologi Sebut Virus Corona Tak Akan Hilang. [Shutterstock]

Suara.com - Meski Ada Vaksin, Ahli Epidemologi Sebut Virus Corona Tak Akan Hilang

Masyarakat di seluruh dunia kini tengah menunggu vaksin yang efektif untuk melawan virus corona atau Covid-19.

Namun, para peneliti percaya bahwa meski setelah vaksin dikembangkan dan digunakan, SARS CoV-2 mungkin akan tetap tinggal dan menjadi endemik seperti HIV, campak, dan cacar air.

Seorang ahli epidemiologi dan biologi evolusioner, Sarah Cobey menyatakan: "Virus ini ada di sini untuk tinggal tetapi pertanyaannya adalah bagaimana kita hidup dengan aman?"

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Ilustrasi: Meski Ada Vaksin, Ahli Epidemologi Sebut Virus Corona Tak Akan Hilang. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Para ahli percaya bahwa kita perlu upaya berkelanjutan dan kemauan politik yang kuat untuk memerangi penyakit endemik.

Mantan direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Tom Frieden berbagi bahwa secara kolektif kita sedang menghadapi gangguan kekurangan perhatian.

"Segala sesuatu yang kami lakukan hanyalah respons spontan terhadap jangka pendek," lanjutnya.

Ketika ditanya tentang rencana aksi yang harus kita semua ikuti, Frieden berbagi bahwa kita semua harus memahami perlunya strategi pertempuran yang komprehensif dan mengimplementasikannya dengan cermat.

Meskipun para ahli percaya virus akan tetap tinggal dan tidak bisa hilang, Andrew Noymer, seorang ahli epidemiologi di University of California menyatakan bahwa itu bisa ada di negara yang relatif jinak.

baca juga

Pengamatan ini menunjukkan bahwa virus akan menyebabkan infeksi yang lebih ringan sebagai sistem kekebalan tubuh kita untuk mengembangkan memori tanggapan terhadap virus. Meskipun prosesnya akan memakan waktu.

Saat semua tengah menunggu vaksin, wakil direktur Pusat Penelitian Vaksin pemerintah federal Amerika Serikat, Barney Graham berbagi bahwa rencana vaksinasi yang muncul saat ini mencapai 10 tahun.

Para ahli mengidentifikasi bahwa dalam beberapa tahun pertama kemunculannya, permintaan global akan jauh melebihi pasokan.

Jika komunitas internasional gagal untuk bekerja sama, pasokan yang terbatas akan menyebabkan penimbunan dan kampanye vaksinasi yang tidak efektif.

Meski demikian, para ahli percaya bahwa sebagian besar dari mereka tidak akan dapat beralih ke pemikiran jangka panjang sampai infeksi menyebar lebih luas dan memengaruhi seseorang yang mereka kenal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Rusia Berencana Jalan Uji Klinis Vaksin Virus Corona

Kabar Baik, Rusia Berencana Jalan Uji Klinis Vaksin Virus Corona

Health | Minggu, 31 Mei 2020 | 15:26 WIB

Ketua IDI: Disiplin Protokol Kesehatan Adalah Sebenarnya Vaksin

Ketua IDI: Disiplin Protokol Kesehatan Adalah Sebenarnya Vaksin

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 11:47 WIB

30 Negara Termasuk Indonesia Beraliansi, Cegah Nasionalisme Vaksin Corona

30 Negara Termasuk Indonesia Beraliansi, Cegah Nasionalisme Vaksin Corona

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 13:39 WIB

Terkini

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

×