Dokter AS: Rasisme dan Diskriminasi adalah Masalah Kesehatan Masyarakat

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 02 Juni 2020 | 07:08 WIB
Dokter AS: Rasisme dan Diskriminasi adalah Masalah Kesehatan Masyarakat
Sejumlah bagian Minneapolis, Amerika Serikat, hebat terbakar sejak Kamis (28/5/2020) pagi, setelah warga setempat turun ke jalan memprotes kematian George Floyd. [Antifa]

Suara.com - Sikap rasisme terhadap George Floyd oleh polisi kulit putih yang menyebabkan serial protes di penjuru Amerika Serikat menarik banyak kelompok dokter. American Academy of Pediatrics (AAP), American Medical Association (AMA) dan American College of Physicians (ACP) menekankan bahwa rasisme adalah masalah kesehatan dalam masyarakat.

"Rasisme adalah masalah kesehatan masyarakat," tulis AAP dalam akun Twitternya pada Minggu (31/5/2020). Postingan AAP terkait dengan kebijakan mereka pada tahun 2019 tentang dampak rasisme pada kesehatan anak dan remaja.

"AAP mengecam kekerasan, terutama ketika dilakukan oleh pihak berwenang dan menyerukan pemeriksaan mendalam tentang bagaimana meningkatkan peran kepolisian, kekerasan sistemik membutuhkan respons sistemik," tambahnya.

Dilansir dari CNN,  ACP juga menekankan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya sangat prihatin tentang diskriminasi dan kekerasan terhadap komunitas kulit berwarna.

"Jelas bahwa orang Afrika-Amerika khususnya beresiko mengalami diskriminasi dan kekerasan terhadap karena ras, ini membahayakan dan bahkan bisa mengorbankan nyawa. Ini seharusnya tidak pernah dapat diterima," kata Heather Gantzer, ketua dewan ACP.

George Floyd (Instagram/elseakoenreich)
George Floyd (Instagram/elseakoenreich)

"ACP telah lama berpendapat bahwa kejahatan rasial, prasangka, diskriminasi, pelecehan dan kekerasan terhadap siapa pun berdasarkan ras, etnis, agama, jenis kelamin, identitas gender, jenis kelamin, orientasi seksual, atau negara asal adalah masalah kesehatan masyarakat," kata Gantzer dalam bagian.

Baik APA, AMA, maupun ACP juga mengeluarkan pernyataan kebijakan tentang kejahatan rasial sebagai masalah kesehatan masyarakat. Kebijakan itu merujuk pada rasisme dan diskriminasi dapat berperan dalam meningkatkan risiko penyakit kronis tertentu.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengalaman rasisme atau diskriminasi meningkatkan risiko masalah kesehatan emosional dan fisik, termasuk depresi, penyakit kardiovaskular, hipertensi. Lebih dari 40 persen orang dewasa berkulit hitam memiliki tekanan darah tinggi dan bahkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Melulu Rusuh, Polisi di Michigan Bikin Aksi Protes Floyd Adem Ayem

Tak Melulu Rusuh, Polisi di Michigan Bikin Aksi Protes Floyd Adem Ayem

News | Senin, 01 Juni 2020 | 19:37 WIB

Heboh Isu Rasisme, Deretan Publisher Game Serukan "Black Lives Matter"

Heboh Isu Rasisme, Deretan Publisher Game Serukan "Black Lives Matter"

Tekno | Senin, 01 Juni 2020 | 21:00 WIB

China: Rasisme Adalah Penyakit Kronis di Amerika Serikat

China: Rasisme Adalah Penyakit Kronis di Amerika Serikat

News | Senin, 01 Juni 2020 | 18:08 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×