Jepang Mulai Deteksi Virus Corona dengan Sampel Air Liur, Lebih Efektif?

Silfa Humairah Utami, Rosiana Chozanah

Selasa, 02 Juni 2020 | 17:00 WIB
Jepang Mulai Deteksi Virus Corona dengan Sampel Air Liur, Lebih Efektif?
Ilustrasi tes air liur. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian kesehatan Jepang telah mengizinkan penggunaan air liur sebagai sampel tes PCR untuk virus corona, di samping metode yang saat ini masih dilakukan yaitu tes swab.

Sebuah studi pelayanan menunjukkan jika seorang pasien diuji dalam waktu 9 hari setelah menunjukkan gejala, hasilnya sebagian besar sama dengan yang diperoleh saat menggunakan metode tes yang ada.

Oleh karenanya, tes air liur akan diizinkan bagi pasien yang telah menunjukkan gejala dalam waktu 9 hari.

Dilansir NHK News, metode baru yang diyakini lebih mudah dan aman, diharapkan memungkinkan layanan kesehatan melakukan lebih banyak tes untuk masyarakat.

Menteri Kesehatan Jepang Kato Katsunobu mengatakan ia yakin tes menggunakan air liur akan sangat mengurangi beban pada pasien dan tenaga medis.

Pada April 2020 lalu, Sekolah Kesehatan Masyarakat Yale, Connecticut, melakukan penelitian yang menunjukkan pengujian dengan sampel air liur lebih disukai daripada tes swab.

Rapid test virus corona. (Antara)
Rapid test virus corona di Indoensia (Antara)

Penelitian yang dilakukan terhadap 44 pasien dan 98 petugas kesehatan di Rumah Sakit Yale New Heaven menemukan tes ini memberikan sensivitas dan konsistensi deteksi lebih besar, daripada sampel dengan pendekatan nasofaring (NP).

Studi ini juga menyimpulkan ada sedikit variabilitas dalam hasil pengumpulan sampel air liur.

"Secara keseluruhan, temuan kami menunjukkan air liur adalah altenatif yang layak dan lebih sensitif dari swab nasofaring dan memungkinkan pengumpulan sampel yang dilakukan sendiri di rumah untuk pengujuan SARS-CoV-2 skala besar," tutur penulis utama Anne Wyllie, peneliti di Sekolah Kesehatan Masyarakat Yale.

baca juga

Peneliti juga melaporkan pendekatan tes air liur dapat mendeteksi virus corona pada dua perawat tanpa gejala yang sebelumnya dites negatif dalam tes swab NP.

Berdasarkan laporan Yale News, peneliti mengatakan kemungkinan pengujian dengan air liur kemungkinan sangat berguna karena keakuratannya dalam mengidentifikasi infeksi SARS-CoV-2 ringan yang tidak terdeteksi dengan metode lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deteksi Covid-19, Amerika Uji Coba Alat Tes yang Menggunakan Air Liur

Deteksi Covid-19, Amerika Uji Coba Alat Tes yang Menggunakan Air Liur

Video | Rabu, 22 April 2020 | 11:52 WIB

Ada Tes Swab dan Tes Antibodi untuk Virus Corona, Apa Bedanya?

Ada Tes Swab dan Tes Antibodi untuk Virus Corona, Apa Bedanya?

Health | Kamis, 16 April 2020 | 15:21 WIB

Pakar Gugus Tugas Covid Sebut Swab Test Lebih Akurat Ketimbang Rapid Test

Pakar Gugus Tugas Covid Sebut Swab Test Lebih Akurat Ketimbang Rapid Test

News | Rabu, 15 April 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

×