Praktisi Kesehatan Ingin Aturan New Normal Tidak Diterapkan Nasional

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 03 Juni 2020 | 11:32 WIB
Praktisi Kesehatan Ingin Aturan New Normal Tidak Diterapkan Nasional
(Dok. Pixabay/Congerdesign)

Suara.com - Praktisi Kesehatan Ingin Aturan New Normal Tidak Diterapkan Nasional

Menetapkan aturan new normal atau tatanan kehidupan baru di tengah Pandemi Covid-19 seharusnya melibatkan pakar kesehatan dan pihak rumah sakit. 

Hal tersebut diucapkan oleh dokter spesialis penyakit dalam konsultan Gastro Entero Hepatologi prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH.

New normal menurutnya, bukan hanya menjadi keputusan dari kepala daerah, tetapi harus ada koordinasi dengan direktur rumah sakit, pakar kesehatan hingga Dinas Kesehatan yang berhubungan langsung dengan Puskesmas.

"Bukan hanya keputusan politik kepala daerah saja. Termasuk PSBB kemarin pun sebenarnya harus melibatkan pakar dan ahli epidemioligi, ahli kesehatan, ahli kedokteran. Jangan sampai keputusan diambil hanya berdasar politik tapi tidak memperhitungkan sumber daya yang ada," ucap Prof. Ari.

"Ini benar-benar harus dihitung sekali oleh pemerintah daerah. Berapa kapasitas rumah sakit yang ada, berapa yang bisa terlibat dalam penanganan pasien covid. Karena berbagai macam fasilitas harus dihitung. Kita berharap new normal bukan terjadi peningkatan kasus. Tapi jika terjadi peningkatan harus siap juga rumah sakit," tambahnya. 

Kata Air, kesiapan rumah sakit juga sangat ditentukan dengan kesiapan petugas kesehatan, kelengkapan alat pelindung diri, fasilitas alat medis, juga kemungkinan peningkatan jumlah pasien. 

Praktisi kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut juga mengatakan bahwa aturan new normal sebaiknya tidak dilaksanakan secara nasional tetapi tergantung per daerah. 

Daerah yang dinilai sudah masuk zona hijau atau jumlah kasus dan penambahan infeksi Covid-19 tidak terlalu banyak, bisa merapkan aturan new normal. 

baca juga

"Kita lihat daerah mana yang paling siap dan paling sedikit lakukan interaksi dengan daerah luar, silakan dicoba. Tapi tetap prinsip protokol kesehatan harus dilaksanakan," katanya dalam siaran langsung melalui Instagram, Selasa (2/6/2020).

Ari menegaskan, tindakan mitigasi harus dilakukan secara detail oleh Dinas Kesehatan setempat juga pihak rumah sakit dalam memastikan jumlah ventilator aman. 

"Harus dihitung sekali. Koordinasi di satu daerah antar rumah sakit. Ketika ada RS punya kasus lebih berat, RS lainnya juga siap untuk menerima kasus tersebut. Sistem ini bisa dibuat dengan baik sehingga kita bisa menekan angka komplikasi dan angka kematian," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Pandemi Covid-19, Industri Perjalanan di AS Ubah Kebiasaan Lama

Dampak Pandemi Covid-19, Industri Perjalanan di AS Ubah Kebiasaan Lama

Video | Rabu, 03 Juni 2020 | 11:14 WIB

Jelang New Normal, UGM Usulkan Kebijakan Transportasi Humanitarian

Jelang New Normal, UGM Usulkan Kebijakan Transportasi Humanitarian

Jogja | Rabu, 03 Juni 2020 | 11:05 WIB

Dokter: Kalau Mau Terapkan New Normal, Masyarakat Harus Cerdas

Dokter: Kalau Mau Terapkan New Normal, Masyarakat Harus Cerdas

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 10:23 WIB

Terkini

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:15 WIB

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:05 WIB

3 Zodiak yang Mimpinya Bakal Terkabul di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

3 Zodiak yang Mimpinya Bakal Terkabul di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:03 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Pertamina Siapkan 7 SPBU Hingga 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026: Pertamina Siapkan 7 SPBU Hingga 10 Extra Flight

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi

Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pesan Tegas Hatta Rajasa Usai Dilantik Prabowo Jadi Wakil Ketua Wantimpres

Pesan Tegas Hatta Rajasa Usai Dilantik Prabowo Jadi Wakil Ketua Wantimpres

Video | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Dilantik Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Tegaskan Sikap Kritisnya Tak Berubah

Dilantik Jadi Wantimpres, Rocky Gerung Tegaskan Sikap Kritisnya Tak Berubah

Video | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Huawei Watch GT 7 Series Bawa Fitur Cek Risiko Jantung dan Diabetes

Huawei Watch GT 7 Series Bawa Fitur Cek Risiko Jantung dan Diabetes

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:52 WIB

×