Pandemi Virus Corona Picu Agoraphobia Karena Kecemasan, Ini Kata Psikolog!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 03 Juni 2020 | 18:30 WIB
Pandemi Virus Corona Picu Agoraphobia Karena Kecemasan, Ini Kata Psikolog!
Ilustrasi agoraphobia. (Unsplash/Nik Shuliahin)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 tidak hanya memicu ketakutan dan kecemasan, tetapi juga agoraphobia. Kondisi ini membuat orang tidak hanya takut dengan ruang terbuka, tetapi juga situasi yang dirasa tidak aman.

Shirley, wanita 57 tahun asal Skotlandia ini takut akan gelombang kedua virus corona Covid-19. Situasi ini pun menyebabkan kecemasan besar di benaknya.

Shirley yang sehari-hari suka bergaul, menghabiskan waktu luang bertemu dengan teman hingga menonton acara musik. Kini, kehidupannya berubah drastis akibat aturan tetap di rumah aja selama pandemi virus corona Covid-19.

Kondisi ini juga mengubah karakter Shirley yang suka berpegian menjadi takut keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain.

Shirley khawatir bila pemerintah setempat belum menangani pandemi virus ini secara tuntas dan memastikan keselamatan masyarakatnya.

"Saya menjadi sangat cemas, terutama jika tetangga datang bertamu dan berbicara. Padahal sebelum ini saya selalu berhubungan dengan banyak teman. Kecemasan membuatku tidak bisa melakukan semuanya lagi," kata Shirley dikutip daru Metro.co.uk.

Ilustrasi gangguan mental. [Shutterstock]
Ilustrasi agoraphobia. [Shutterstock]

Tak hanya Shirley, banyak pula orang yang mengalami kecemasan serupa setelah pandemi virus corona Covud-19. Bahkan para ahli khawati bahwa pandemi virus ini bisa menyebabkan krisis agorophobia.

Profesor Paul Gilbert, seorang psikolog klinis di Uni Derby dilansir oleh Metro.co.uk, bahwa semua aspek pandemi virus corona Covid-19 ini bisa memperburuk atau memicu agoraphobia.

"Kondisi sekarang ini sangat mungkin meningkatkan kecemasan di seluruh populasi, terutama bagi orang yang mengalami ketakutan ekstrem dan intens," jelas Paul.

baca juga

Paul menjelaskan beberapa orang mungkin takut terkena virus dan memerlukan perawatan di rumah sakit yang artinya mengalami kecemasan kesehatan.

Beberapa orang lainnya mungkin takut mengontaminasi virus ke orang lain yang disebut dimensi kompulsif obsesif. Beberapa lainnya juga mungkin khawatir orang lain memandangnya sebagai orang yang terinfeksi virus yang disebut dimensi kecemasan sosial.

"Beberapa orang mungkin juga lebih agorafobik sebagai bagian dari depresi. Jadi ada corak baru di sekitar agoraphobia yang belum pernah kita lihat sebelumnya," jelasnya.

Paul pun mengatakan nasihat untuk semua orang tetap waspada hanya akan memicu kecemasan bagi mereka yang rentan terhadap masalah kesehatan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Isolasi di Rumah Aja Bisa Perburuk Dermatillomania, ini Sebabnya!

Masa Isolasi di Rumah Aja Bisa Perburuk Dermatillomania, ini Sebabnya!

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 16:30 WIB

Cegah Terpapar Virus Corona dengan Sanitasi Alat Makeup, Begini Caranya!

Cegah Terpapar Virus Corona dengan Sanitasi Alat Makeup, Begini Caranya!

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2020 | 16:10 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Rabu, 3 Juni 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Rabu, 3 Juni 2020

Video | Rabu, 03 Juni 2020 | 15:33 WIB

Terkini

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB