Berapa Lama Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Tularkan Virus? Ini Kata Ahli

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 04 Juni 2020 | 11:30 WIB
Berapa Lama Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Tularkan Virus? Ini Kata Ahli
Berapa Lama Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Tularkan Virus? Ini Kata Ahli (Shutterstock)

Suara.com - Pasien Covid-19 asimptomatik atau tanpa gejala menjadi tantangan, karena disebut bisa tularkan virus tanpa diketahui.

Tetapi sebuah studi baru menunjukkan bahwa orang yang tidak menunjukkan gejala penyakit hanya dapat menular untuk jangka waktu yang singkat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa hampir 35 persen dari kasus COVID-19 tidak menunjukkan gejala.

Tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa jumlahnya mungkin lebih tinggi dari yang dilaporkan.

Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML
Berapa Lama Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Tularkan Virus? Ini Kata Ahli credit: NIAID-RML

Sebuah tim yang memeriksa wabah virus corona di kapal pesiar yang meninggalkan Argentina pada pertengahan Maret menemukan bahwa sekitar 80 persen penumpang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala.

Analisis lain menemukan bahwa 42 persen pasien di Wuhan, Cina, juga tidak menunjukkan gejala.

Penularan tanpa gejala tetap menjadi misteri di tengah pandemi COVID-19 yang telah mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia.

Orang yang tidak menunjukkan gejala penyakit ini sulit diidentifikasi, dan memberikan pengetahuan terbatas kepada peneliti kesehatan dan peneliti.

"Banyak dari ini dianggap sebagai sains yang menetap, tetapi saya pikir masih ada banyak pertanyaan yang kita miliki tentang kapan penularan asimptomatik terjadi dan keadaan di mana hal itu terjadi," Amesh Adalja, seorang sarjana senior di Johns Hopkins University Center untuk Keamanan Kesehatan, kepada Business Insider.

Namun, sebuah studi baru-baru ini di Wuhan menunjukkan bahwa pasien virus corona asimptomatik tidak mungkin menular seperti mereka yang menunjukkan gejala.

Para peneliti mengatakan mereka menularkan virus untuk waktu yang lebih pendek.

Pasien yang bergejala dapat menularkan virus corona hingga 19 hari.

Para peneliti mengatakan bahwa orang tanpa gejala hanya dapat menyebarkannya selama delapan hari.

Dalam penelitian tersebut, tidak ada peserta yang asimptomatik yang muncul menyebarkan virus melampaui batas 12 hari.

Beberapa dari mereka bahkan menularkan hanya dalam tiga hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaya Vitamin A, Mangga Disebut Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Kaya Vitamin A, Mangga Disebut Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 09:53 WIB

Pereda Nyeri Bisa Jadi Obat Covid-19?

Pereda Nyeri Bisa Jadi Obat Covid-19?

Tekno | Kamis, 04 Juni 2020 | 08:30 WIB

Geger Apoteker di Makassar Keluarkan Surat Bebas Covid-19, Ini Faktanya

Geger Apoteker di Makassar Keluarkan Surat Bebas Covid-19, Ini Faktanya

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 07:33 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB