Cegah Perut Kembung, Berapa Kali Orang Harus Minum Air dalam Sehari?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 04 Juni 2020 | 13:34 WIB
Cegah Perut Kembung, Berapa Kali Orang Harus Minum Air dalam Sehari?
Ilustrasi perut kembung (shutterstock)

Suara.com - Ada banyak hal yang bisa menyebabkan perut kembung, seperti konsumsi makanan mengandung gas dan makan terlalu cepat atau terlalu banyak.

Perut kembung bisa memengaruhi semua orang. Kondisi ini juga bisa membuat perut terasa bengkak, keras dan tidak nyaman.

Tapi, Anda bisa mencegah rasa sakit akibat perut kembung dari membatasi asupan minum. Cara ini juga bisa membatasi risiko perut kembung.

Setiap orang harus memastikan bahwa mereka minum sekitar satu setengah liter air setiap hari. Karena, dehidrasi akibat kurang minum bisa menyebabkan orang mengalami perut kembung.

Sehingga minum air yang cukup adalah solusi jangka panjang untuk mencegah sembelit dan angin terperangkap dalam perut.

A. Vogel Alison Cullen, seorang ahli gizi juga mengatakan cairan ini bisa membantu tubuh untuk menjaga segala sesuatu berjalan bersamaan.

Ilustrasi sakit perut, perut kembung, kram perut, maag. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit perut, perut kembung, kram perut, maag. (Shutterstock)

Dalam hal ini, air putih adalah jenis cairan terbaik untuk mencegah perut kembung daripada minuman lainnya.

"Minum banyak air mungkin terdengar sederhana dalam menangani perut kembung, tetapi juga efektif. Cara ini juga bisa menjadi solusi jangka panjang," jelas Vogel dikutip dari Express.

Menurut Vogel, seseorang setidaknya harus minum 1,5 liter air putih setiap hari. Jika kurang dari 1,5 liter, seseorang berisiko mengalami konstipasi dan perut kembung.

"Jaga tubuh tetap terhidrasi adalah satu-satunya cara memastikan kesehatan tubuh," katanya.

Selain perut kembung, dehidrasi juga bisa menyebabkan gagal ginjal, kejang atau pembengkakan otak. Anda harus minum lebih banyak air jika urine berwarna kuning gelap dan berbau kuat.

Cobalah berbicara dengan apoteker bila Anda mengalami dehidrasi terus-menerus. Beberapa obat yang tersedia bebas mungkin bisa mengatasi dehidrasi.

Anda juga perlu mengunjungi dokter bila perut kembung tak kunjung hilang. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penyakit serius, seperti kanker ovarium dan usus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Campuran Air Garam Bisa Hilangkan Virus Corona?

CEK FAKTA: Benarkah Campuran Air Garam Bisa Hilangkan Virus Corona?

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 22:39 WIB

Hits Kesehatan: Kontrol Tekanan Darah Tinggi, Pepaya Redakan Perut Kembung

Hits Kesehatan: Kontrol Tekanan Darah Tinggi, Pepaya Redakan Perut Kembung

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 09:09 WIB

Wajib Baca! Bahaya Perut Kembung dan Cara Enak Turunkan Hipertensi

Wajib Baca! Bahaya Perut Kembung dan Cara Enak Turunkan Hipertensi

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB