Mengalami Zoom Fatigue saat WFH? Ini 5 Tips Mengatasinya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 04 Juni 2020 | 14:10 WIB
Mengalami Zoom Fatigue saat WFH? Ini 5 Tips Mengatasinya
Ilustrasi WFH. (Pexels)

Suara.com - Akibat pandemi corona Covid-19, work from home (WFH) sekarang menjadi kenormalan baru bagi banyak pekerja. Penggunaan laptop, smartphone dan gadget lainnya pun meningkat. WFH ini membuat popularitas Zoom, aplikasi video conferencing meroket.

Namun, meeting online atau video conference secara terus-menerus ini dapat menimbulkan zoom fatigue bagi banyak orang.

Dilansir dari Psychology Today, zoom fatigue merupakan istilah yang digunakan untuk perasaan sangat lelah karena terlalu sering menggunakan pertemuan virtual dan obrolan video.

Meskipun panggilan video harian telah menjadi kebiasaan baru dan nyaman, panggilan video dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik. Untuk mengatasi zoom fatigue Anda bisa menerapkan hal-hal berikut.

1. Pakai panggilan telepon
Gunakan panggilan telepon, bukan komputer untuk rapat via video. Ini bisa mengurangi stres ketika Anda "muncul" hanya dengan suara. Ini membuat kita tidak perlu berada di depan layar secara terus-menerus. Sehingga mata dan otot-otot yang Anda gunakan untuk rapat via video akan merasa sedikit beristirahat.

Jilbab Praktis untuk Dipakai Saat WFH. (Shutterstock)
Ilustrasi WFH. (Shutterstock)

2. Bergerak
Beristirahatlah sejenak dari layar di antara rapat-rapat dengan video dan dapatkan udara segar, segelas air, jumping jack atau jalan cepat 10 menit.

3. Hindari kerja ganda di laptop
Saat Anda mengikuti rapat, baiknya fokus mendengarkan dan membuat catatan di kertas daripada mencatatnya dengan mengetik di tab baru.

Membuat catatan dengan tangan telah terbukti meningkatkan retensi di kelas, jadi ambil pelajaran dari ini dan fokus pada apa yang dikatakan. Dengan berfokus pada isi rapat dan menulis catatan yang dapat dibaca saat Anda pergi, Anda akan dapat tetap fokus dan memahami isi dari rapat.

Illustrasi Work From Home
Illustrasi Work From Home

4. Pisahkan ruang kerja di rumah
Pastikan bahwa "ruang kerja" Anda terasa berbeda dari "ruang tamu" Anda, meskipun ruangnya sama. Ganti pencahayaan saat Anda "tidak aktif", atur kursi dan letakkan cangkir kopi atau teh di meja. Memakai trik ini membantu Anda merasa bahwa ada batas antara bekerja dan istirahat di rumah.

5. Jadwalkan rapat
Jangan jadwalkan rapat lewat panggilan video secara berurutan. Berikan kesempatan pada otak Anda untuk beralih antar pertemuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perpanjang Lagi PSBB, Anies: 50 Persen Karyawan Kantor Tetap WFH

Perpanjang Lagi PSBB, Anies: 50 Persen Karyawan Kantor Tetap WFH

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:43 WIB

Meninjau Kesiapan ASN Menjalani Kebijakan Work From Home

Meninjau Kesiapan ASN Menjalani Kebijakan Work From Home

Your Say | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:00 WIB

Apa Dampak Terhadap Perkotaan Jika Kita Terus Terapkan WFH?

Apa Dampak Terhadap Perkotaan Jika Kita Terus Terapkan WFH?

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB