Aktivitas Pasar Bikin Lonjakan Kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 04 Juni 2020 | 17:51 WIB
Aktivitas Pasar Bikin Lonjakan Kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan
Ilustrasi pasar tradisional. [Antara]

Suara.com - Aktivitas Pasar Bikin Lonjakan Kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan

Aktivitas pasar yang tidak mematuhi protokoler kesehatan di tengah pandemi virus Corona membuat kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan melonjak naik.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menyoroti di Kalimantan Selatan terjadi lonjakan kasus, karena didapatkan 109 orang dalam sehari dinyatakan positif.

"Ada beberapa tempat beberapa provinsi yang hari ini mengalami peningkatan cukup signifikan yang pertama adalah Kalimantan Selatan hari ini kita dapatkan 109 orang positif," ujar Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur dalam video teleconference.

Ia mengatakan setelah pemerintah melakukan penyelidikan, kasus penularan terjadi akibat kontak erat di dua pasar. Dirjen P2P Kemenkes itu menyebut seminggu ke belakang kondisi pasar itu cukup padat.

"Dari penyelidikan epidemiologi yang dilakukan dari tressing yang dilakukan, ini adalah kontak erat di dua pasar yang terjadi dalam seminggu yang lalu. Jumlah ini cukup banyak dan hari ini tidak ada yang dilaporkan sembuh," katanya.

Setelahnya, di DKI Jakarta masih ditemukan kasus baru tertinggi, yakni sebanyak 94 kasus dan ada 21 orang yang sudah sembuh. Berikutnya Jawa Timur ditemukan 90 kasus baru, angka ini lebih kecil dibanding hari sebelumnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Selain temuan kasus yang cukup tinggi, pasien yang sembuh juga semakin banyak yakni 486 orang, sehingga total mereka yang sembuh di Indonesia ada sebanyak 8.892 orang.

Per Kamis (4/6/2020) ditemukan 585 kasus positif baru dalam sehari. Sehingga total di Indonesia tercatat sebanyak 28.818 kasus.

Masih disayangkan, mereka yang meninggal bertambah 23 orang sehingga total korban jiwa di Indonesia ada sebanyak 1.721 orang. Terdampak 418 kabupaten dan kota di 34 provinsi.

Saat ini Indonesia sudah berhasil mencapai target pemeriksaan lebih dari 10 ribu spesimen per hari. Buktinya, hari ini ada sebanyak 13.206 spesimen yang diperiksa sehingga jumlah total 367.640 sudah diperiksa dari awal kehadiran Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Ayu Ting Ting Mengatasi Bosan Anak Akibat Virus Corona

Begini Cara Ayu Ting Ting Mengatasi Bosan Anak Akibat Virus Corona

Entertainment | Kamis, 04 Juni 2020 | 17:50 WIB

Patuhi Imbauan di Rumah Saja, Ibu Hamil di Kota Serang Naik 10 Persen

Patuhi Imbauan di Rumah Saja, Ibu Hamil di Kota Serang Naik 10 Persen

Banten | Kamis, 04 Juni 2020 | 17:31 WIB

Gugus Tugas Persilakan Daerah Zona Kuning Mulai New Normal Pekan Depan

Gugus Tugas Persilakan Daerah Zona Kuning Mulai New Normal Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 17:10 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB