CDC: Bahan Kimia yang Dipakai Polisi AS Redam Massa Bisa Sebarkan Corona

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:15 WIB
CDC: Bahan Kimia yang Dipakai Polisi AS Redam Massa Bisa Sebarkan Corona
Ilustrasi: CDC: Bahan Kimia yang Dipakai Polisi AS Redam Massa Bisa Sebarkan Corona. (Anadolu Agency/Yasin Ozturk)

Suara.com - Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan bahwa bahan kimia pengendalian massa oleh polisi menyebabkan batuk yang dapat menyebarkan virus corona.

Seperti dilansir dari NY Post, ia mengaku akan mengangkat masalah ini dengan satuan tugas Gedung Putih.

Direktur CDC Robert Redfield mengatakan kepada Komite Alokasi Rumah bahwa dia khawatir protes George Floyd di seluruh negara akan menjadi sarana penyebaran untuk Covid-19.

Ilustrasi gas air mata. (Shutterstock)
Ilustrasi CDC: Bahan Kimia yang Dipakai Polisi AS Redam Massa Bisa Sebarkan Corona. (Shutterstock)

Ia juga mencatat tingkat transmisi pra-protes yang tinggi di beberapa kota di mana demonstrasi berlangsung.

"Pasti batuk dapat menyebarkan virus pernapasan, termasuk Covid-19," kata Redfield.

Dia setuju dengan Rep. Mark Pocan (D-Wis.) Bahwa bahan kimia pengendalian keramaian dapat membuat orang batuk.

Di luar Gedung Putih dan di seluruh negeri, polisi telah menggunakan senyawa berbasis capsaicin termasuk semprotan merica dan bola merica di antara kerumunan yang penuh sesak.

Tabung asap, gas air mata yang tampak serupa, dan granat kilat juga telah umum digunakan yang pada akhirnya menghasilkan berbagai gejala pernapasan.

Para pengunjuk rasa sendiri telah menyalakan kembang api dan membakar gedung-gedung dan tempat sampah yang penuh dengan plastik, memancarkan asap busuk.

baca juga

"Kami sangat menganjurkan kemampuan untuk memiliki penutup wajah dan masker yang tersedia untuk pemrotes sehingga mereka setidaknya bisa memiliki penutup itu, tetapi Anda memang mengajukan pertanyaan penting," kata Redfield kepada Pocan mengenai bahan kimia polisi.

Direktur CDC mengatakan kepada anggota parlemen bahwa ia khawatir tentang bagaimana protes akan berdampak pada pandemi, yang telah membuat hampir 2 juta orang Amerika sakit dan menewaskan hampir 110.000 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gas Air Mata Beracun, Lakukan Hal Ini Jika Terpapar!

Gas Air Mata Beracun, Lakukan Hal Ini Jika Terpapar!

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 20:34 WIB

CDC: Paduan Suara Berpotensi Jadi 'Super-Spreader' Virus Corona

CDC: Paduan Suara Berpotensi Jadi 'Super-Spreader' Virus Corona

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 09:24 WIB

Punya Gejala Covid-19, Kapan Waktu yang Tepat untuk Bertemu Orang Lain?

Punya Gejala Covid-19, Kapan Waktu yang Tepat untuk Bertemu Orang Lain?

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:24 WIB

×