Update Covid-19 Global 6 Juni: Salip Italia, Kasus di India Tertinggi Ke-6

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 06 Juni 2020 | 09:42 WIB
Update Covid-19 Global 6 Juni: Salip Italia, Kasus di India Tertinggi Ke-6
Update Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus infeksi baru virus corona atau SARS CoV 2 masih terus bertambah di dunia. Laporan worldometers, Sabtu (6/6/2020) pukul 08.20 WIB, dilaporkan ada sebanyak 6.844.705 orang terinfeksi Covid-19.

Dari data itu, didapatkan sebanyak 3.335.399 orang sudah sembuh, meskipun sebanyak 398.141 orang harus menjadi korban jiwa atas pandemi ini.

Menyusul organisasi kesehatan dunia WHO yang sudah menetapkan Amerika sebagai epicentrum baru tempat persebaran virus, terbukti per hari ini negara adikuasa itu mencatatkan kasus sebanyak 1.965.708 kasus.

Tercatat ada sebanyak 738.646 orang sudah sembuh, dan sebanyak 111.390 orang meninggal dunia. Hingga saat ini, Amerika sudah melakukan lebih dari 20 juta pengetesan kepada penduduknya.

Sedangkan di Brazil, ada sebanyak 646.006 orang yang terinfeksi Covid-19. Kasus di Brazil melonjak drastis dengan adanya 35.047 korban meninggal dunia, dan baru ada 288.652 orang yang dinyatakan sembuh.

Setelahnya, ada Rusia dengan total 449.834 kasus, Spanyol 288.058 kasus, dan Inggris sebanyak 283.311 kasus.

Dari beberapa negara yang bertengger di urutan tertinggi kasus Covid-19 terbanyak, India menjadi sorotan dengan 236.184 kasus. Pasalnya, sebagai pemilik kasus tertinggi di Asia, kasus di India juga melonjak melewati Italia yang memiliki 234.531 kasus.

Meski begitu, dibanding Italia yang telah mencatat 33.774 korban jiwa, India hanya mencatatkan kematian sebanyak 6.649 kasus. Itu artinya, tingkat kematian di India hanya 2,8 persen. Di India juga sudah ada yang berhasil dinyatakan sembuh sebanyak 163.781 orang.

Masifnya temuan kasus di India, lantaran negeri Bollywood itu sudah melakukan lebih dari 4,3 juta pengetesan virus kepada penduduknya.

baca juga

Sementara itu di dalam negeri, per Jumat (5/6/2020) Indonesia mencatatkan kasus sebanyak 29.521, dengan 9.443 orang dinyatakan sembuh, dan sebanyak 1.770 orang yang meninggal dunia. Sampai saat ini, pemerintah baru melakukan sebanyak 380 ribu pengetesan.

Beberapa ahli berpendapat dengan jumlah infeksi yang semakin tinggi dan angka kematian yang menurun, maka ada kemungkinan kemampuan virus telah melemah dibandingkan dengan saat virus corona pertama kali beredar. Namun, anggapan ini telah dibantah oleh WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global 5 Juni: 9 Negara Laporkan Penurunan Jumlah Kasus

Update Covid-19 Global 5 Juni: 9 Negara Laporkan Penurunan Jumlah Kasus

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 09:45 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 5 Juni 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 5 Juni 2020

Video | Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:46 WIB

Kasus Baru Covid-19 Lebih Kecil dari yang Sembuh, DIY Klaim Ini Sebabnya

Kasus Baru Covid-19 Lebih Kecil dari yang Sembuh, DIY Klaim Ini Sebabnya

Jogja | Selasa, 02 Juni 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:15 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

×