Layanan Kesehatan Reproduksi Terganggu, Bidan Hadapi Tantangan Besar

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 11 Juni 2020 | 14:41 WIB
Layanan Kesehatan Reproduksi Terganggu, Bidan Hadapi Tantangan Besar
Ilustrasi pasangan berkonsultasi dengan dokter (Shutterstock)

Suara.com - Banyak layanan kesehatan terhambat akibat pandemi Covid-19, terutama selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Termasuk layanan kesehatan reproduksi serta membatasi sosialisasi dan penyuluhan KB.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Emi Nurdjasmi, M.Kes, mengatakan bidan menghadapi tantangan besar dalam memberikan layanan kesehatan reproduksi selama masa pandemi, terutama karena perempuan hamil mengalami perubahan kekebalan tubuh sehingga lebih rentan terhadap paparan Covid-19.

"Sebagai tenaga kesehatan paling depan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, bidan memegang peranan penting dalam mendukung kesehatan reproduksi dari aspek membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi hingga memberikan layanan KB," kata Emi, dalam webinar Urgensi Pelayanan KB pada Masa New Normal pada Selasa (9/6/2020).

Menurutnya, di masa new normal seperti ini sangat penting untuk memastikan bidan bisa terus melanjutkan pemberian layanan kesehatan reproduksi, termasuk pemasangan alat kontrasepsi secara aman.

Ilustrasi pasangan sednag konsultasi program KB (Shutterstock)

Dr. dr. Melania Hidayati, MPH, Assistant Representative UNFPA juga mengemukakan data mengejutkan mengenai dampak Covid-19 terhadap akses alat kontrasepsi.

"Pandemi Covid-19 ini memberikan dampak yang luar biasa terhadap program Family Planning secara global. Estimasi kami, jika lockdown berlangsung 6 bulan, 47 juta perempuan terancam tidak mendapat akses kontrasepsi modern. Selain itu, jika lockdown terjadi 6 bulan dan ada gangguan layanan alat kontrasepsi, diperkirakan ada tambahan 7 juta angka kehamilan tidak direncanakan (KTD)," tuturnya.

Sementara itu, DKT Indonesia, sebagai organisasi KB yang menyumbang CPR 25,2%, mengaku sadar pandemi ini memberikan tantangan bagi peningkatan penggunaan kontrasepsi.

Aditya A. Putra, Head of Strategic Planning DKT Indonesia mengungkapkan ada langkah untuk menghadapi tantangan tersebut:

1. Memastikan pasokan alat kontrasepsi mudah dijangkau dan tersedia di berbagai channel.
2. Meningkatkan komunikasi kepada tenaga kesehatan melalui berbagai kegiatan webinar yang ditujukan bagi tenaga kesehatan.
3. Menyediakan digital platform dan layanan konsultasi KB, Halo DKT, yang dapat diakses melalui WhatsApp 0811-1-326459 atau Telepon Bebas Pulsa 0800-1-326459.
4. Memberikan donasi berupa alat kontrasepsi, produk kesehatan reproduksi dan APD kepada tenaga kesehatan dan masyarakat di Jabodetabek, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB: Pandemi Pengaruhi Kesehatan Reproduksi hingga Kekerasan pada Perempuan

PBB: Pandemi Pengaruhi Kesehatan Reproduksi hingga Kekerasan pada Perempuan

Health | Rabu, 29 April 2020 | 13:18 WIB

Demi Kesehatan Reproduksi, Terapkan Sustainable Feminine Hygiene

Demi Kesehatan Reproduksi, Terapkan Sustainable Feminine Hygiene

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 17:00 WIB

Di Jogja Putri Mahkota Denmark Bicara soal Kesehatan Reproduksi pada Remaja

Di Jogja Putri Mahkota Denmark Bicara soal Kesehatan Reproduksi pada Remaja

Health | Kamis, 05 Desember 2019 | 12:11 WIB

Terkini

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×