Vagina Basah, Benarkah Tanda Perempuan Terangsang?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 15 Juni 2020 | 22:25 WIB
Vagina Basah, Benarkah Tanda Perempuan Terangsang?
Ilustrasi Vagina Perempuan Basah, Benarkah Tanda Terangsang? (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang menganggap bahwa vagina yang basah merupakan salah satu tanda bahwa perempuan tengah terangsang.

Anggapan ini muncul lantaran banyak yang berpikir bahwa cairan yang keluar merupakan lubrikasi yang diperlukan saat berhubungan seks.

Tapi, benarkah anggapan tersebut?

Ilustrasi masturbasi.[Dainis Graveris/Pexels]
Ilustrasi masturbasi.[Dainis Graveris/Pexels]

Dilansir dari Refinery29, setiap tubuh manusia mengalami respon yang berbeda, termasuk saat terangsang.

Tidak basah saat tengah foreplay ataupun penetrasi bukan berarti perempuan tidak menikmatinya.

"Indikator terbaik dari apakah Anda terangsang atau tidak adalah apakah Anda merasa seperti terangsang, belum tentu apakah Anda basah," kata seksolog Celeste Holbrook, PhD.

Tidak menjadi super basah mungkin berarti bahwa tubuh Anda tidak merespons secepat atau sebanyak orang lain.

Tetapi, juga tidak benar untuk mengatakan seseorang "menjadi basah," karena, sebenarnya, vagina selalu setidaknya sedikit lembab.

Perlu diingat bahwa normal untuk memiliki beberapa keputihan di pakaian dalam setiap hari.

Keputihan pada umumnya bercampur dengan bakteri dan sel-sel mati, menurut Perpustakaan Kedokteran Nasional A.S., itulah sebabnya mengapa cenderung terlihat dan berbau berbeda jika Anda memiliki infeksi.

Cairan yang sebenarnya, adalah sekresi mirip lendir yang mengandung karbohidrat, asam amino, protein, dan asam lainnya, menurut Go Ask Alice !

Jadi, perbedaan terbesar antara normal, basah setiap hari dan basah seksual adalah berapa banyak cairan vagina keluar, dan dari mana asalnya.

Ketika Anda tidak terangsang secara seksual, keputihan terutama berasal dari kelenjar di leher rahim dan dinding vagina Anda, menurut Perpustakaan Kedokteran Nasional AS.

Tetapi ketika Anda mulai bergairah secara seksual, cairan juga datang dari beberapa tempat lain.

Kelenjar Bartholin yang seksi dan terletak di kedua sisi lubang vagina Anda, dan cukup aktif saat seorang terangsang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Miss V Tetap Awet Muda? Jangan Lakukan 7 Hal Ini ke Vagina Anda

Ingin Miss V Tetap Awet Muda? Jangan Lakukan 7 Hal Ini ke Vagina Anda

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 22:05 WIB

Tanyakan Penyebab Vagina Berdenyut, Netizen: Sex Education yang Benar

Tanyakan Penyebab Vagina Berdenyut, Netizen: Sex Education yang Benar

Jogja | Jum'at, 12 Juni 2020 | 08:41 WIB

Waspada Infeksi Vagina Saat Hamil, Bisa Membahayakan Janin

Waspada Infeksi Vagina Saat Hamil, Bisa Membahayakan Janin

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 08:17 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB