Ilmuwan Sebut Memahami Antibodi untuk Virus Corona Masih Membingungkan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 16 Juni 2020 | 12:06 WIB
Ilmuwan Sebut Memahami Antibodi untuk Virus Corona Masih Membingungkan
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan masih menerka-nerka kelompok masyarakat seperti apa yang bisa kebal terhadap virus corona. Bagi mereka yang telah mengalami serangan virus, ada tanda-tanda menjanjikan bahwa perlindungan akan terjadi. Tetapi memahami tingkat kekebalan sejati masih belum ditemukan.

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP) Dr. Anthony Fauci, ahli terkemuka Amerika menyebut bukti yang muncul tentang kekebalan terhadap virus corona masih membingungkan dan sedikit tidak biasa. "Ini kesepakatannya," kata Fauci.

"Orang dapat mengatakan bahwa jika Anda telah pulih dari infeksi, sangat mungkin Anda akan terlindungi dari infeksi ulang untuk jangka waktu yang terbatas, bervariasi dari orang ke orang karena keragaman biologis. Kami tidak tahu berapa lama periode (kekebalan) yang terbatas. Itu bisa bertahun-tahun atau cuma setahun," tambahnya.

Studi baru menjelaskan beberapa pasien yang terinfeksi virus corona dengan apa yang disebut antibodi penetral, jenis antibodi yang dapat melindungi seseorang dari infeksi ulang.

Sebuah sensus dari 382 pelaut di atas kapal induk USS Theodore Roosevelt telah menemukan bahwa setidaknya 60 persen dari mereka yang terinfeksi mengembangkan antibodi yang mampu melindungi mereka sampai batas tertentu.

Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Shutterstock)

Dalam kelompok kecil peserta studi yang terinfeksi, beberapa masih memiliki protein yang memblokir virus dalam darah setelah 40 hari. Hal ini menunjukkan, bahwa orang muda dan orang sehat yang cenderung bergejala ringan atau bahkan tanpa gejala ketika terinfeksi virus corona bisa membangun antibodi yang dapat melindungi mereka dari infeksi ulang.

Laporan-laporan ini mengkonfirmasi dan memperkuat penelitian yang menemukan, bahwa dari 175 orang yang bergejala ringan dengan Covid-19 menghasilkan tingkat antibodi penetral yang relatif tinggi.

Tubuh manusia menghasilkan berbagai jenis antibodi sebagai respons terhadap infeksi dan penetral mungkin bukan satu-satunya yang bisa melawan virus. Sebab, sistem kekebalan tubuh memiliki senjata pertahanan lain seperti sel T pembunuh dan sel B.

Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)
Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)

Meskipun begitu, belum jeas sel antibodi mana yang paling bisa melindungi dari virus corona.

baca juga

"Para ilmuwan telah mengamati bahwa pasien yang sakit membuat antibodi yang lebih banyak dan lebih baik. Tetapi anggapan itu dapat dikalahkan oleh virus corona ini," kata Larry Luchsinger, seorang peneliti sel punca di Bank Darah New York.

"Pertanyaan yang mendasar adalah seberapa banyak aktivitas penetralan yang bahkan Anda butuhkan? Inilah cara kerja imunologi," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbaru, Bibir Kering dan Pecah-pecah Bisa Jadi Gejala Infeksi Covid-19

Terbaru, Bibir Kering dan Pecah-pecah Bisa Jadi Gejala Infeksi Covid-19

Jatim | Selasa, 16 Juni 2020 | 11:22 WIB

DPR dan Pemerintah Komitmen Gotong Royong Tanggulangi Covid-19

DPR dan Pemerintah Komitmen Gotong Royong Tanggulangi Covid-19

DPR | Selasa, 16 Juni 2020 | 11:06 WIB

Kota Ephesus, Turki Dibatasi Jumlah Pengunjung

Kota Ephesus, Turki Dibatasi Jumlah Pengunjung

Video | Selasa, 16 Juni 2020 | 11:15 WIB

Terkini

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:05 WIB

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:53 WIB

×