Waspada, Menahan Kentut Bisa Bikin Sakit Perut Hingga Maag!

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Selasa, 16 Juni 2020 | 18:04 WIB
Waspada, Menahan Kentut Bisa Bikin Sakit Perut Hingga Maag!
Ilustrasi orang kentut. (Shutterstock)

Suara.com - Kentut di depan umum memang sering dianggap memalukan, tetapi menahannya tentu bukan pilihan. Ada beberapa konsekuensi kesehatan tersendiri ketika Anda menghalangi keluarnya gas dari perut melalui kentut.

Dilansir dari Healthline, kentut benar-benar kondisi alami di mana kebanyakan orang, normalnya kentut 5 hingga 23 kali sehari.

Gas yang menyebabkan kentut (dan juga bersendawa) menumpuk secara normal selama pencernaan. Gas ini dapat menumpuk lebih cepat jika Anda merokok, menggunakan sedotan, atau makan makanan yang sulit dicerna.

Gas dapat menyebabkan kembung dan tidak nyaman, sehingga kentut adalah cara sehat melepaskan gas dari tubuh Anda.

Meskipun penelitian tentang kentut terbatas, beberapa penelitian menyarankan menahannya mungkin tidak baik bagi kesehatan.

"Mencoba menahan kentut hanya akan menambah tekanan dan menimbulkan ketidaknyamanan. Peningkatan gas pada usus dapat memicu kembung pada perut, dan sebagian gas diserap kembali dan dikeluarkan melalui pernapasan. Gas yang tertahan akhirnya akan keluar sebagai kentut yang tidak terkendali," tulis Clare Colling Profesor Nutrisi dan Dietetik Universitas Nercastle dalam The Conversation.

Ada bukti ilmiah yang terbatas bahwa menahan kentut dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Dalam jangka pendek, menahan kentut dapat menyebabkan sakit perut, tidak nyaman, kembung, gangguan pencernaan, hingga maag.

Terlebih lagi, ketika tekanan meningkat, tingkat stres Anda pun semakin tinggi, sehingga semakin tidak nyaman dan kecil kemungkinan Anda dapat menahan kentut.

Pada 1970-an, para ahli menemukan bahwa kebiasaan menahan kentut dapat dikaitkan dengan perkembangan divertikulitis. Ini adalah peradangan atau pembengkakan kantong yang terbentuk di sepanjang saluran pencernaan.

baca juga

Divertikulitis dapat menjadi parah dan dapat menyebabkan infeksi jika tidak diobati. Namun, penelitian tersebut masih membutuhkan studi lanjut.

Ilustrasi larangan kentut. [Shutterstock]
Ilustrasi kentut. [Shutterstock]

Ketika Anda kentut, gas bergerak dari usus Anda ke rektum Anda, dan kemudian pergi melalui anus Anda. Tetapi jika Anda mengencangkan otot sfingter anal Anda (otot-otot yang mungkin juga Anda kencangkan jika Anda menahan gerakan buang air besar) dengan meneratkan bokong, Anda biasanya dapat menahan kentut untuk jangka waktu tertentu.

Setelah mengencangkan otot sfingter, tekanan akan mulai membangun gas di sistem pencernaan Anda. Dengan begitu, Anda mungkin mengalami beberapa gejala jangka pendek. 

Sumber menunjukkan bahwa sebagian dari gas ini diserap kembali oleh sistem darah tubuh Anda dan pada akhirnya dapat dikeluarkan saat Anda mengeluarkan napas.

Namun, sebagian besar gas akan tetap berada di bawah tekanan di dalam sampai Anda  dapat melepaskannya melalui kentut atau bersendawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Sering Kentut Gejala Penyakit, Penularan Covid-19 di Pesawat

Hits Health: Sering Kentut Gejala Penyakit, Penularan Covid-19 di Pesawat

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 21:41 WIB

Berapa Kali Sih Normalnya Kentut Dalam Sehari? Ahli Ungkap Jawabannya

Berapa Kali Sih Normalnya Kentut Dalam Sehari? Ahli Ungkap Jawabannya

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 18:18 WIB

5 Jenis Kentut Pertanda Penyakit, Balita Meninggal Digigit Kutu Kucing

5 Jenis Kentut Pertanda Penyakit, Balita Meninggal Digigit Kutu Kucing

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 20:14 WIB

Terkini

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Temui Abdul Mu'ti, DPR Minta Penanganan Bullying Tak Hanya Jadi Tugas Kemendikdasmen

Temui Abdul Mu'ti, DPR Minta Penanganan Bullying Tak Hanya Jadi Tugas Kemendikdasmen

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:34 WIB

×