Anak Gemuk Bikin Penis Tak Terlihat, Perlukah Diet Sebelum Sunat?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2020 | 16:50 WIB
Anak Gemuk Bikin Penis Tak Terlihat, Perlukah Diet Sebelum Sunat?
Ilustrasi alat bedah untuk sunat, khitan, atau sirkumsisi. (Shutterstock)

Suara.com - Mayoritas orang Indonesia, menyunatkan anaknya di usia balita hingga sebelum remaja. Selain anjuran agama, dari sisi kesehatan sunat juga baik untuk kebersihan alat kelamin laki-laki.

Tapi, bagi anak balita yang cukup gemuk ternyata cukup menyulitkan proses sunat itu sendiri.

Dokter Spesialis Bedah Umum Dr. Andika August Winata, Sp.B mengatakan ini karena timbunan lemak membuat kepala penis anak jadi tertutup dan masuk ke dalam.

Ilustrasi anak gemuk berpenis kecil. (Shutterstock)

"Kalau terlalu gemuk timbunan lemak banyak kepala penis tidak terlihat jadi tertutup lemak," ujar Dr. Andika dalam IG Live Eka Hospital, Rabu (17/6/2020).

Hal yang biasanya dilakukan dalam kondisi tadi bukanlah menyuruh anak untuk diet.

Melainkan penis harus lebih dulu diperiksa dan dievaluasi. Apakah penis yang tidak terlihat karena lemak terlalu banyak atau ada kelainan penis yang terlalu kecil

"Kalau tidak ditemukan kelainan penis terlalu kecil, kita tetap bisa lakukan sunat. Kalau temukan kelainan penis terlalu kecil harus ada terapi hormon dulu baru sunat," ungkapnya.

Dokter yang berpraktik di RS Eka Hospital BSD itu mengungkap jika setelah dievaluasi tidak ada kelainan apapun pada penisnya dan tidak terlampau kecil, maka prosedur operasi sunat tetap bisa dilakukan.

"Tunggu dulu penisnya evaluasi sunat nggak diet nggak apa-apa. Kepala bisa nongol tidak temukan kesulitan saat evaluasi tindakan tetap dilakukan. Kalau kondisi membutuhkan tindakan bedah kita bisa lakukan tindakan itu," simpulnya.

Sedangkan untuk batasan paling kecil umur anak yang disunat, kata dr. Andika anak berusia baru 72 jam juga sudah bisa disunat. Sedangkan usia maksimal tidak ada, orang dewasa tetap bisa melakukan sunat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Metode Sunat Ini Diklaim Lebih Praktis dari Sunat Konvensional, Apa Bedanya

Metode Sunat Ini Diklaim Lebih Praktis dari Sunat Konvensional, Apa Bedanya

Health | Kamis, 14 November 2019 | 00:12 WIB

Sunat Perempuan Masih Marak di Beberapa Daerah, Apa Bahayanya?

Sunat Perempuan Masih Marak di Beberapa Daerah, Apa Bahayanya?

Health | Rabu, 02 Oktober 2019 | 07:50 WIB

Cepat dan Minim Sakit, Ini Teknik Sunat Stapler

Cepat dan Minim Sakit, Ini Teknik Sunat Stapler

Your Say | Rabu, 25 September 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB