Lebih Baik Mandi Air Panas atau Dingin? Ketahui Manfaat Kesehatannya Dulu!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 18 Juni 2020 | 13:24 WIB
Lebih Baik Mandi Air Panas atau Dingin? Ketahui Manfaat Kesehatannya Dulu!
Ilustrasi mandi (Shutterstock)

Suara.com - Ada beberapa orang yang lebih menyukai mandi menggunakan air panas, sebagian lainnya, lebih nyaman jika mandi dengan air dingin. Baik mandi air panas maupun air dingin memiliki manfaat tersendiri.

Mana air yang seharusnya digunakan tergantung pada kebutuhan Anda. Untuk memahaminya, berikut berbagai manfaat mandi air dingin dan air panas, dilansir dari Insider.

Manfaat kesehatan mandi air dingin

  • Tara Allen, RN, pelatih pribadi dan ahli gizi mengatakan mandi air dingin meningkatkan kewaspadaan dan suasana hati.
  • Mandi air dingin merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi peradangan dan kelelahan otot setelah olahraga.

Ilustrasi mandi. (Unsplash/Hannah Xu)
Ilustrasi mandi. (Unsplash/Hannah Xu)
  • Carrie Kovarik, MD, Associate Professor Dermatology di Rumah Sakit Universitas Pennsylvania mengatakan bagi kulit sensitif, suhu air dingin dapat mengurangi rasa gatal karena efek dingin dan disebut sebagai antiinflamasi.
  • Air dingin memicu respons stres tingkat rendah dari sistem kekebalan tubuh, yang membantu membangun ketahanan. Sehingga ketika tubuh sedang diserang penyakit, sistem kekebalan tubuh dapat melawan dengan baik.

Namun, jika Anda sudah sakit, Allen menyarankan untuk menghindari mandi air dingin sampai Anda merasa lebih baik.

Manfaat kesehatan mandi air panas

  • Mandi air panas dapat membantu mengendurkan otot dan meningkatkan pemulihan sakit.
  • Jika sedang pilek, pilihan terbaik adalah mandi air panas. Sebab, ini bisa menjadi cara untuk membantu melegakan hidung yang tersumbat.
  • Studi menemukan mandi air panas selama 20 menit membantu tidur nyenyak di malam hari.
Ilustrasi mandi. (Pixabay)
Ilustrasi mandi. (Pixabay)

Namun perlu diingat, air panas dapat menghilangkan minyak alami kulit, menurut American Academy Dermatology.

"Mandi air panas dapat mengeringkan kulit Anda, terutama jika Anda memiliki kondisi kronis seperti eksim. Selain itu, mandi air panas dapat membuat orang lebih gatal karena mereka dapat menyebabkan sel-sel di kulit Anda melepaskan histamin, suatu zat yang menyebabkan sensasi gatal," kata Kovarik.

Dibanding mandi air panas, ia lebih merekomendasikan mandi air hangat sekitar 35 hingga 37 derajat Celcius sebagai pilihan terbaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Kulit Bercahaya Marilyn Monroe, Mandi Air Panas 3 Jam Sehari

Rahasia Kulit Bercahaya Marilyn Monroe, Mandi Air Panas 3 Jam Sehari

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2020 | 04:30 WIB

Hindari 4 Kesalahan yang Sering Dilakukan di Kamar Mandi

Hindari 4 Kesalahan yang Sering Dilakukan di Kamar Mandi

Lifestyle | Minggu, 12 April 2020 | 08:00 WIB

Mandi Air Panas Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19? Ini Kata Ahli!

Mandi Air Panas Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19? Ini Kata Ahli!

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB