Lebih dari 600 Pekerja Pabrik Jerman Terinfeksi Covid-19, Gelombang Kedua?

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Kamis, 18 Juni 2020 | 20:38 WIB
Lebih dari 600 Pekerja Pabrik Jerman Terinfeksi Covid-19, Gelombang Kedua?
Anggota polisi mengawasi social distancing di sebuah pasar di kota Berlin, Jerman. [AFP]

Suara.com - Jerman mengalami kepanikan tentang gelombang kedua virus corona saat lebih dari 600 orang dinyatakan positif pabrik pemprosesan daging di Gütersloh, di barat laut Jerman.

Dilansir dati The Sun, produsen daging Tönnies meminta maaf atas wabah tersebut dan menghentikan operasi mereka. Lebih dari 1.000 pekerja telah diuji sejauh dan masih ada sisa ribuan spesimen lainnya yang masih dalam proses.

Semua pekerja dan semua orang yang berhubungan dengan mereka telah diberitahu untuk isolasi sementara menunggu hasil tes. Pemerintah setempat juga telah menutup sekolah dan pusat pengasuhan anak di wilayah tersebut hingga akhir bulan.

Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan dia menyambut langkah-langkah untuk menghentikan penyebaran virus lebih lanjut di daerah tersebut.

Sementara pihak berwenang mengatakan mereka khawatir pada seberapa cepat virus itu menyebar di kompleks apartemen di pinggiran selatan Neukölln.

Tanggapan Jerman terhadap pandemi sebelumnya telah dipuji sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Sebab, meskipun memiliki populasi terbesar di Uni Eropa, Jerman mencatat kematian jauh lebih sedikit daripada Inggris, Italia, Prancis, dan Spanyol.

Pada Senin (15/6/2020), Jerman membuka perbatasannya untuk pelancong dari seluruh UE, ditambah Inggris, Swiss, Norwegia, Islandia, Liechtenstein.

Angka-angka terbaru dari Robert Koch Institute i menunjukkan angka kematian semalam Jerman naik 26 menjadi 8.856, dengan total nasional 187.764 kasus.

Merkel mengumumkan bahwa ia memperpanjang larangan pertemuan besar termasuk festival di luar ruangan dan pekan raya sampai akhir Oktober.

baca juga

Setelah bertemu 16 perdana menteri negara bagian, Kanselir mendesak warga untuk tetap berhati-hati dan tetap berpegang pada aturan jarak sosial untuk mencegah gelombang infeksi Covid-19 yang lain.

650 kasus baru di Gütersloh terdeteksi berkat pengujian luas di pabrik pengolahan daging setelah wabah serupa terjadi di Münster dan Coesfeld.

Angela Merkel, politikus Jerman saat memberikan pidato tentang Covid-19
Angela Merkel, politikus Jerman saat memberikan pidato tentang Covid-19

Bulan Mei, Jerman setuju untuk melarang penggunaan pekerja sementara di rumah pemotongan hewan.

Serangkaian infeksi menyoroti kondisi kerja yang buruk di industri dan perumahan bersama yang sempit yang digunakan oleh banyak pekerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona, Pasha Ungu Tinggalkan Istri dan Anak selama 78 Hari

Virus Corona, Pasha Ungu Tinggalkan Istri dan Anak selama 78 Hari

Entertainment | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:20 WIB

Yaman Hadapi Covid-19 di Tengah Perang, Kolera, dan Kelaparan

Yaman Hadapi Covid-19 di Tengah Perang, Kolera, dan Kelaparan

Health | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:42 WIB

Tak Ingin Ada Konflik, Menlu Jerman Desak India dan China Berdamai

Tak Ingin Ada Konflik, Menlu Jerman Desak India dan China Berdamai

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:28 WIB

Terkini

Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin

Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:30 WIB

Lawan Tren "Dongle Fatigue": Tecno Meluncurkan Megabook K14S dengan 9 Port Lengkap dan Bodi Tipis

Lawan Tren "Dongle Fatigue": Tecno Meluncurkan Megabook K14S dengan 9 Port Lengkap dan Bodi Tipis

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:12 WIB

Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru

Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:05 WIB

4 Body Lotion dengan Shea Butter untuk Kulit Kering saat Cuaca Berangin, Mulai Rp24 Ribuan

4 Body Lotion dengan Shea Butter untuk Kulit Kering saat Cuaca Berangin, Mulai Rp24 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:04 WIB

Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel

Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:02 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?

Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Foto | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat

Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:57 WIB

OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal

OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:48 WIB

Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara

Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:48 WIB

×