Awas, Nyeri Punggung Bisa Picu Kerusakan Saraf

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 24 Juni 2020 | 12:01 WIB
Awas, Nyeri Punggung Bisa Picu Kerusakan Saraf
Nyeri atau sakit punggung. (Shutterstock)

Suara.com - Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB dalam menghadapi pandemi Covid-19 sudah dimulai di Indonesia. Sebagian pekerja sudah bergilir bekerja dari rumah, adanya juga yang sudah bekerja dari kantor.

Baik di kantor maupun di rumah, pekerja kerap menemukan masalah yang sama, yaitu nyeri bahu dan punggung.

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Rehabilitasi dr. Siti Chandra WIjayantie, Sp.KFR(K) mengatakan hal ini terjadi karena tubuh terlalu banyak diam.

Kata Siti, salah satu solusinya adalah membuat tubuh tetap bergerak. Karena saat bergerak, metabolisme tubuh, juga bagian lain seperti saraf, hingga darah akan terus ikut bergerak. Saat tubuh diam atau stagnan, maka fungsi sendi tidak berjalan.

"Kalau kita tidak bergerak, pasti akan stagnan. Nah itu stagnan yang terjadi di semua sendi-sendi yang banyak digunakan adalah sendi pinggul dan sendi bahu, karena kita untuk bergerak tangan atau bergerak kaki," paparnya. 

Sendi pinggul dan bahu yang tidak bergerak yang seharusnya tetap bergerak membuat otot di bagian depan tubuh memendek. Alhasil, nantinya bukan hanya pegal tapi bisa juga memengaruhi saraf.

"Berpengaruh dari otak ke tangan juga terganggu. Kabel juga kalau dibengkokan, kan nggak lancar jalannya, jadi otomatis konslet jadi pegal, kesemutan, paling parahnya bisa kena saraf, karena lehernya ketekuk," jelasnya.

Hal ini juga diperparah dengan kebiasaan merokok, cidera olahraga, hingga kelebihan berat badan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah melakukan gerakan peregangan sederhana seperti posisi duduk tegak dengan tangan ke atas dan ke depan bergiliran, memiringkan kepala bergantian, hingga dikompres dengan es saat sakit melanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Ubi Jalar Bisa Bantu Redakan Nyeri Punggung

Konsumsi Ubi Jalar Bisa Bantu Redakan Nyeri Punggung

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 11:15 WIB

Zodiak Kesehatan Besok, Jumat 12 Juni 2020: Gemini Perhatikan Punggung

Zodiak Kesehatan Besok, Jumat 12 Juni 2020: Gemini Perhatikan Punggung

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 18:38 WIB

Nyeri Punggung Bawah saat Bekerja di Rumah? Lakukan Peregangan Berikut!

Nyeri Punggung Bawah saat Bekerja di Rumah? Lakukan Peregangan Berikut!

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:49 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB