Waspada, Kebiasaan Tidur Buruk Tingkatkan Risiko Sakit Jantung dan Stroke!

Silfa Humairah Utami, Fita Nofiana

Kamis, 25 Juni 2020 | 11:00 WIB
Waspada, Kebiasaan Tidur Buruk Tingkatkan Risiko Sakit Jantung dan Stroke!
Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)

Suara.com - Kebiasaan tidur yang buruk telah lama dikaitkan dengan jantung yang tidak sehat, tetapi mekanisme di baliknya tidak pernah sepenuhnya dipahami. Temuan ini telah diterbitkan dalam jurnal PLOS Biology.

Dilansir dari The Sydney Morning Herald (SMH), Profesor Matthew Walker, seorang ahli tidur dan timnya telah menemukan bahwa plak yang menumpuk di dalam pembuluh darah orang kurang tidur menyebabkan peradangan. Dua sel putih, yang disebut neutrofil dan monosit, berkumpul di arteri mereka yang kurang tidur.

Sel-sel itu menyebabkan peradangan yang dikenal sebagai atherosclerosis, meningkatkan risiko stroke dan kondisi jantung yang berbahaya. Para peneliti berharap temuan mereka akan berkontribusi pada kesadaran publik tentang bahaya tidur yang buruk.

Peneliti menganjurkan agar orang dewasa tidur antara enam dan sembilan jam semalam. Para ahli percaya itu memberi tubuh kesempatan untuk memperbaiki sel dan pembuluh darah, membersihkan sampah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Profesor Walker sendiri merupakan penulis buku terlaris internasional Why We Sleep dan seorang akademisi di Universitas of California, Berkeley.

"Memperbaiki tidur dapat menawarkan cara baru untuk mengurangi peradangan dan mengurangi risiko aterosklerosis. Temuan ini dapat membantu menginformasikan pedoman kesehatan masyarakat yang berupaya meningkatkan kelangsungan tidur sebagai cara untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi beban penyakit jantung pada masyarakat," kata Walker.

Ilustrasi tidur (Pexels)
Ilustrasi tidur (Pexels)

Untuk mengukur gangguan tidur selama beberapa malam, para peneliti menggunakan polisomnografi berbasis laboratorium yang mencatat gelombang otak, tingkat oksigen darah, detak jantung saat tidur. Mereka juga menggunakan detektor gerakan sederhana yang dikenakan di pergelangan tangan.

Tim menggunakan jumlah sel darah standar untuk mengukur kadar neutrofil dan monosit.

Peneliti menemukan bahwa tidur yang terfragmentasi yang diukur dengan detektor pergelangan tangan menghasilkan jumlah neutrofil dan kalsium arteri koroner lebih tinggi yang menunjukkan peradangan. Singkatnya, kurang tidur menyebabkan peningkatan neutrofil yang menyebabkan arteri meradang dan aterosklerosis memburuk.

baca juga

"Hasil ini menyediakan mekanisme untuk menjelaskan bahwa tidur yang buruk meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke dan menyarankan cara sederhana dan langsung untuk mengurangi risiko tersebut," ujar Walker.

Untuk membuat Anda lebih cepat tidur, National Health Service menyarankan bahwa untuk menghindari penggunaan ponsel, tablet, atau perangkat elektronik lainnya selama satu jam sebelum tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Ramuan Alami Ini Malam Hari, Ampuh Buat Tidur Lebih Cepat

Konsumsi Ramuan Alami Ini Malam Hari, Ampuh Buat Tidur Lebih Cepat

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 16:19 WIB

Paparan Polusi Udara Terkait dengan Risiko Stroke, Ini Penjelasannya

Paparan Polusi Udara Terkait dengan Risiko Stroke, Ini Penjelasannya

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 10:00 WIB

Kebiasaan Tidur Setelah Makan Picu Serangan GERD, Ini Penjelasannya

Kebiasaan Tidur Setelah Makan Picu Serangan GERD, Ini Penjelasannya

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap

Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Tekan Kematian Ibu Melahirkan di Daerah, Prabowo Siapkan Ambulans Terbang Bisa Parkir Pinggir Sungai

Tekan Kematian Ibu Melahirkan di Daerah, Prabowo Siapkan Ambulans Terbang Bisa Parkir Pinggir Sungai

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:45 WIB

3 Kemenangan Prabowo Jika Masyarakat Gunakan Motor Listrik

3 Kemenangan Prabowo Jika Masyarakat Gunakan Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut

Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut

Sumut | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Tinggal di Pulau Kecil hingga Perbatasan Tak Boleh Bikin Rakyat Jauh dari Negara

Tinggal di Pulau Kecil hingga Perbatasan Tak Boleh Bikin Rakyat Jauh dari Negara

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:38 WIB

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:32 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:23 WIB

×