Update Covid-19 Globa: Angka Kematian di Inggris Catat Sejarah Baru

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 25 Juni 2020 | 11:28 WIB
Update Covid-19 Globa: Angka Kematian di Inggris Catat Sejarah Baru
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Perkembangan kasus Covid-19 di dunia masih menunjukan angka yang fluktuatif. Selama empat hari berturut-turut jumlah kasus positif virus corona secara global terus meningkat.

Data yang terekam pada situs worldometers.info tercatat hingga Kamis, 25 Juni 2020 pukul 10.30 WIB menunjukkan jumlah kasus Covid-19 di dunia sebanyak 9.527.125 orang dengan angka kematian 484.972 orang.

Sementara yang telah sembuh sebanyak 5.175.406 pasien. Inggris telah melewati tonggak sejarah yang menyedihkan dengan angka kematian mencapai 43.081 orang. Pasien positif juga meningkat menjadi 306.862.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

"Pukul 5 sore pada tanggal 23 Juni, dari mereka yang dinyatakan positif memiliki virus corona, 43.081 telah meninggal dengan sedih," kata Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial dilansir dari situs trtworld.com.

Inggris menjadi negara dengan jumlah kematian akibat virus corona tertinggi di Eropa dan yang ketiga tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil.

Kantor Statistik Nasional setempat memperkirakan, angka kematian Covid-19 di Inggris bisa mencapai 50 ribu orang.

Hal berbeda justru terjadi di Prancis. Angka kematian Covid-19 di negara fashion itu telah menurun tajam.

Pada 24 Juni 2020, dilaporkan bahwa jumlah orang yang meninggal akibat infeksi virus corona di Prancis naik 11 menjadi 29.731, turun tajam dibandingkan Selasa (23/6) ketika data mingguan untuk panti jompo dimasukkan. Penambahan angka kematian itu menjadi yang terendah selama lima hari berturut-turut.

Sementara itu di Indonesia jumlah kasus positif telah mencapai 49.009 orang.
"Dari data ini kita mendapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.113 orang sehingga totalnya menjadi 49.009 orang," kata Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dari Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

baca juga

Dari jumlah itu, Yuri menyebut ada tambahan 38 orang meninggal sehingga total menjadi 2.573 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 417 orang yang sembuh sehingga total menjadi 19.658 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Tingkat Kesembuhan Virus Corona di Malaysia Sudah 95,8 Persen

Kabar Baik, Tingkat Kesembuhan Virus Corona di Malaysia Sudah 95,8 Persen

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 17:44 WIB

Awas Sensasi Tekanan di Telinga, Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Awas Sensasi Tekanan di Telinga, Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 18:29 WIB

China Akan Uji Coba Klinis Vaksin Virus Corona di Uni Emirat Arab, Ada Apa?

China Akan Uji Coba Klinis Vaksin Virus Corona di Uni Emirat Arab, Ada Apa?

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×