Bawaan Genetis Dapat Memengaruhi Hubungan Pernikahan, Ini Kata Ahli

Silfa Humairah Utami, Fita Nofiana

Jum'at, 26 Juni 2020 | 11:30 WIB
Bawaan Genetis Dapat Memengaruhi Hubungan Pernikahan, Ini Kata Ahli
Ilustrasi pasangan. (Pexels/Anastasiya Lobanovskaya)

Suara.com - Seorang profesor dan direktur pascasarjana bidang psikologi Universias Binghamton, Richard Mattson meneliti tentang seberapa penting profil genetik pasangan-pasangan pada kualitas pernikahan.

"Sangat logis untuk berpikir bahwa faktor genetik mungkin mendasari banyak sifat–seperti kepribadian dan empati, sifat-sifat yang digunakan situs pencari jodoh untuk mencocokkan pasangan, karena diasumsikan dapat membangun chemistry sedari awal dan menentukan hubungan jangka panjang dengan pasangan tertentu," catat Mattson di The Conversation.

Mattson mencatat, bahwa gen merupakan segmen DNA yang memberikan sifat tertentu. Sehingga berbagai bentuk gen yang disebut alel yang diwarisi orangtua akan mewakili jenis gen seseorang.

"Perbedaan jenis gen sesuai dengan perbedaan yang dapat diamati dalam sifat yang ada dalam individu," catat Mattson.

Dalam penelitiannya, Mattson terfokus pada gen reseptor oksitosin (OXTR). Oksitosin sering kali disebut dengan hormon cinta yang tampaknya memainkan peran penting dalam ikatan emosional.

Dilansir dari The Conversation, Mattson dalam peneltiannya memusatkan perhatian pada dua lokasi spesifik pada gen OXTR: rs1042778 dan rs4686302.

"Seperti yang diharapkan, dukungan sosial yang lebih tinggi berkaitan dengan kualitas pernikahan yang tinggi. Selain itu, bagi suami maupun istri, variasi genetik di setiap OXTR dikaitkan dengan bagaimana pasangan bersikap selama diskusi dukungan," catatnya.

Penelitian Mattson menemukan bahwa orang dengan variasi gen yang lebih rendah akan merasa dukungan dari pasangan kurang berefek atau tidak menangkap dukungan pasangan. Dalam penelitian ini, suami dengan dua salinan alel T (tidak bervariasi) di lokasi tertentu pada OXTR (rs1042778) merasa bahwa pasangan mereka memberikan dukungan yang lebih rendah.

Hasil itu menyiratkan, bahwa suami dengan jenis gen TT lebih sulit mengartikan perilaku istri sebagai sebuah dukungan.

"Hal ini konsisten dengan temuan lain yang menunjukan jenis gen yang sama memiliki kecenderungan defisit sosial-kognitif dan autisme," tulis Mattson.

Selain itu suami dan istri yang memiliki gen serupa lebih banyak melaporkan ketidakpuasan terhadap pernikahan mereka jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki kombinasi alel berbeda.

Dengan begitu, suami yang memiliki salinan sel alel T akan lebih kesulitan mengarikan perilaku istri yang pada akhirnya berdampak pada kepuasan dalam pernikahan.

Meskipun demikian, peneliti menekankan untuk tidak dibenarkan untuk menjadikan gen sebagai faktor tunggal dalam masalah pernikahan.

Ilustrasi pasangan berpelukan. (Unsplash/Candice Picard)
Ilustrasi pasangan berpelukan. (Unsplash/Candice Picard)

"Berasumsi bahwa satu gen dapat membuat atau menghancurkan suatu pernikahan akan meremehkan kompleksitas genetika dan perkawinan itu sendiri. Ada kemungkinan bahwa gen tertentu mungkin lebih atau kurang merugikan tergantung pada profil genetik pasangan Anda," tegas Mattson.

Namun demikian, Mattson menyatakan masih ada implikasi praktis terhadap temuannya.

"Para peneliti menunjukkan bahwa dukungan dari pasangan dapat melindungi efek buruk stres pada kesehatan mental dan fisik. Menyaring calon suami yang memiliki jenis gen TT pada OXTR dapat membantu mengidentifikasi mereka yang berisiko mengalami masalah terkait dengan stres," catat Mattson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Pagebluk Corona, Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Pesta Pernikahan

Masa Pagebluk Corona, Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Pesta Pernikahan

Jabar | Kamis, 25 Juni 2020 | 11:36 WIB

Peneliti Inggris Kebingungan Pecahkan Teka-teki Kode Genetik Virus Corona

Peneliti Inggris Kebingungan Pecahkan Teka-teki Kode Genetik Virus Corona

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 22:11 WIB

Temuan Genetik Genom Virus SARS-CoV-2 Percepat Penanggulangan Covid-19

Temuan Genetik Genom Virus SARS-CoV-2 Percepat Penanggulangan Covid-19

DPR | Sabtu, 09 Mei 2020 | 10:36 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB