LIPI Kembangkan Alat Tes Corona Lebih Akurat dari Rapid Test

Ririn Indriani

Sabtu, 27 Juni 2020 | 14:48 WIB
LIPI Kembangkan Alat Tes Corona Lebih Akurat dari Rapid Test
LIPI Kembangkan Alat Tes Corona Lebih Akurat dari Rapid Test. (DW)

Suara.com - LIPI optimis alat tes corona jenis baru yang tengah dikembangkan memiliki sensitivitas setara uji PCR dan bakal menggantikan rapid test.

Pandemi corona membuka mata berbagai pihak betapa pentingnya peran para peneliti.

Jumat (26/06), dalam jumpa pers virtual, Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko memaparkan sejumlah perkembangan penelitian yang telah dilakukan LIPI selama pandemi Covid-19.

Salah satunya pelatihan intensif 808 Tim Pemeriksa Covid-19 gelombang pertama yang telah dilaksanakan pada 31 Maret hingga 20 Mei silam.

Pelatihan ini betujuan untuk meningkatkan kompetensi individu dalam menangani virus SARS-CoV2 sehingga dapat bekerja sesuai dengan kaidah biosafety dan biosecurity yang baik.

Pelatihan gelombang kedua rencananya akan dimulai awal Juli mendatang. LIPI juga terus mengembangkan riset untuk mendapatkan data spesimen dan digital dasar Covid-19 berbasis sampel uji Polymerase Chain Reaction (PCR).

Handoko menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah melakukan pemetaan whole genome sequence virus SARS-CoV2 dengan teknologi nanopore, mengembangkan alat kesehatan seperti alat terapi oksigen bertekanan tinggi, UVC helmet, hand sanitizer, dan disinfektan.

Selain itu mengembangkan pula alat tes jenis baru, hingga mencari kandidat obat Covid-19 dari koleksi ekstrak senyawa keanekaragaman hayati lokal.

Kembangkan alat tes RT-LAMP

baca juga

Alat tes jenis baru yang tengah dikembangkan LIPI diberi nama Reverse Transcription Loop-mediated Isothermal Amplification Turbidimetry (RT-LAMP).

Handoko mengklaim jika RT-LAMP memiliki kemampuan setara dengan uji PCR dan dapat menggantikan rapid test.

"Ini akan lebih bisa diandalkan dan akan menjadi pengganti rapid test. Karena, kalau rapid test agak menipu lantaran perlu tujuh hari untuk menunggu terbentuk antibodi," papar Handoko.

Pasalnya RT-LAMP tidak harus menunggu antibodi IgM dan IgG terbentuk selama tujuh hari layaknya rapid test karena yang diperiksa RT-LAMP bukanlah antibodi.

Dengan demikian, deteksi bisa lebih cepat dilakukan. Kelebihan lainnya, RT-LAMP lebih praktis karena hanya memerlukan kolam air dengan suhu 60 derajat Celsius dan bisa dilakukan di mana saja.

Waktu reaksinya pun terbilang cukup singkat, yakni 1 jam, lebih cepat dibanding uji PCR yang membutuhkan waktu 4 jam ekstraksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Keracunan, Bagaimana Prosedur Rapid Test MBG di SPPG Polri?

Cegah Keracunan, Bagaimana Prosedur Rapid Test MBG di SPPG Polri?

Lifestyle | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 12:22 WIB

Pemerintah Wajibkan Rapid Test di Dapur MBG, Perpres Darurat Segera Terbit

Pemerintah Wajibkan Rapid Test di Dapur MBG, Perpres Darurat Segera Terbit

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:20 WIB

Tewas di Lift Bandara Kualanamu, Bareskrim Siap Proses Laporan Suami Aisiah Sinta: Pasti Ditindaklanjuti

Tewas di Lift Bandara Kualanamu, Bareskrim Siap Proses Laporan Suami Aisiah Sinta: Pasti Ditindaklanjuti

News | Kamis, 04 Mei 2023 | 10:59 WIB

Terkini

BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan

BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 15:24 WIB

Komnas Perempuan Ungkap Dalih Nakes dan Polisi Sungkan Edukasi Hak Aborsi Korban Perkosaan

Komnas Perempuan Ungkap Dalih Nakes dan Polisi Sungkan Edukasi Hak Aborsi Korban Perkosaan

News | Senin, 28 September 2026 | 15:22 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Tiket Pertandingan Masih Tersedia

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Tiket Pertandingan Masih Tersedia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 15:22 WIB

Trump Tolak Damai dengan Iran, Ancaman Perang Kembali Memanas

Trump Tolak Damai dengan Iran, Ancaman Perang Kembali Memanas

News | Senin, 28 September 2026 | 15:20 WIB

Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral

Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:20 WIB

Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung

Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:19 WIB

BRI Peduli Wujudkan Impian Murid Asal Semarang Ini Agar Punya Sepeda untuk Sekolah

BRI Peduli Wujudkan Impian Murid Asal Semarang Ini Agar Punya Sepeda untuk Sekolah

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 15:19 WIB

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

Tekno | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:11 WIB

×