Kerja dari Rumah Bisa Sebabkan Masalah Muskuloskeletal, Apa Itu?

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 29 Juni 2020 | 20:54 WIB
Kerja dari Rumah Bisa Sebabkan Masalah Muskuloskeletal, Apa Itu?
Ilustrasi bekerja di rumah. [Shuttterstock]

Suara.com - Bekerja dari rumah selama pandemi virus corona Covid-19 tidak hanya berdampak pada kondisi mental, tetapi juga kesehatan fisik seseorang.

Karena, kondisi kerja di rumah mungkin jauh berbeda dengan di kantor. Seseorang mungkin saja bekerja di kamar, sofa hingga duduk di lantai selama work from home (WFH).

Berbeda, bila seseorang memiliki ruang kerja khusus atau pemandangan kebun selama bekerja di rumah. Mereka mungkin tidak akan mengalami masalah apapun.

"Namun, orang yang bekerja di tempat tidur, ruangan sempit atau posisi berlutut karena tidak memiliki ruang kerja khusus mungkin akan menghadapi banyak masalah," kata Profesor Robert Dingwall, pakar kesehatan masyarakat dari Universitas Nottingham Trent dikutip dari Express.

Kondisi itu bisa menyebabkan epidemi punggung, leher dan masalah muskuloskeletal lainnya serta cedera regangan berulang.

Ilustrasi bekerja dari rumah atau WFH (Shutterstock).
Ilustrasi bekerja dari rumah atau WFH (Shutterstock).

Sakit muskuloskeletal adalah sakit yang memengaruhi otot, ligamen, tendon dan tulang. Penyebab sakit muskuloskeletal ini bervariasi.

Dilansir dari webmd.com, jaringan otot bisa rusak dengan keausan aktivitas seharu-hari. Trauma ke suatu daerah (gerakan menyentak, kecelakaan mobil, jatuh, patah tulang, terkilir, dislokasi dan pukulan langsung ke otot) juga bisa menyebabkan nyeri otot dan tulang.

Penyebab lainnya termasuk ketegangan postural, gerakan berulang dan imobilisasi berkepanjangan. Perubahan postur atau mekanika tubuh yang buruk dapat menyebabkan masalah penyelarasan tulang belakang dan pemendekan otot.

Orang dengan maalah muskuloskeletal kadang mengeluh bahwa seluruh tubuhnya sakit. Otot mereka mungkin terasa seperti ditarik atau terlalu banyak bekerja.

Terkadang, otot berkedut atau terbakar. Gejalanya bervariasi dari orang ke orang. Tapi, gejala umumnya termasuk rasa sakit, kelelahan dan gangguan tidur.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan riwayat kesehatan untuk mendiagnosis muskuloskeletal. Selain itu, dokter bisa melakukan studi diagnostik untuk mengonfirmasi diagnosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Virus Corona di ICU Berisiko Alami Masalah Jantung, Ini Temuannya!

Pasien Virus Corona di ICU Berisiko Alami Masalah Jantung, Ini Temuannya!

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 19:30 WIB

Yurianto: Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Rendah Ketimbang Jepang

Yurianto: Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Rendah Ketimbang Jepang

News | Senin, 29 Juni 2020 | 17:33 WIB

Kepekaaan Terhadap Cahaya Bisa Jadi Gejala Virus Corona, ini Kata Ahli!

Kepekaaan Terhadap Cahaya Bisa Jadi Gejala Virus Corona, ini Kata Ahli!

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB