Almond, Camilan Enak untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 30 Juni 2020 | 11:43 WIB
Almond, Camilan Enak untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Kacang almond. (shutterstock)

Suara.com - Tekanan darah tinggi menjadi kondisi yang paling umum di antara orang dewasa, bahkan sekitar seperempat orang dewasa di Inggris memiliki kondisi tersebut. 

Sayangnya tekanan darah tinggi sering kali samar gejalanya, sehingga mengontrol tekanan darah agar tetap stabil menjadi salah satu solusinya. Dilansir dari Express, camilan enak yakni kacang almond bisa membantu Anda mengontrol tekanan darah Anda. 

Kacang almond sendiri kaya akan nutrisi di mana mengandung lemak sehat, serat, protein, magnesium dan vitamin E.

Pakar kesehatan terkemuka menyarankan bahwa almond dapat membantu kesehatan seseorang dalam beberapa cara termasuk mengurangi tekanan darah, menurunkan kadar gula darah, dan menurunkan kadar kolesterol.

Almond juga dikenal membantu mengurangi rasa lapar yang baik untuk upaya menurunkan berat badan Anda. 

Almond dipercaya dapat menurunkan tekanan darah karena kandungan magnesiumnya. Kandungan ini dipercaya dapat membantu menurunkan tingkat gula darah. Para ahli juga menyakini bahwa kekurangan magnesius terkait dengan tekanan darag tinggi terlepas seseorang kehilangan berat badan ataupun tidak. 

Hal tersebut yang membuat para ahli menyarankan orang dengan tekanan darah tinggi untuk mengonsumsi almond. 

Ilustrasi almond. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi almond. (Sumber: Shutterstock)


Dalam sebuah studi dari National Library of Medicine, para peneliti menyelidiki efek menurunkan tekanan darah dengan suplementasi magnesium pada orang dewasa hipertensi dengan kadar magnesium rendah. 

"Untuk menguji efek penurunan tekanan darah dari suplementasi magnesium oral pada orang dewasa yang hipersensitif diabetes, kami melakukan uji coba buta ganda," catat para peneliti.

"Delapan puluh dua subjek berusia antara 40 hingga 75 tahun terdaftar secara acak dan lebih dari empat bulan diberikan magnesium atau plasebo," tambahnya.

Studi ini menemukan penurunan yang signifikan dalam pembacaan tekanan darah dengan orang yang diberi suplementasi magnesium dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Konklusi dari studi ini menunjukkan, bahwa suplementasi magnesium seperti dari kacang almond bisa menurunkan tekanan darah tinggi, namun tidak begitu efektif pada orang dengan kelebihan berat badan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: Reaksi Tubuh Saat Makan Mi dan Fungsi Lain Sunat Bagi Lelaki Dewasa

Hits: Reaksi Tubuh Saat Makan Mi dan Fungsi Lain Sunat Bagi Lelaki Dewasa

Health | Kamis, 18 Juni 2020 | 20:33 WIB

Waspada, Kecemasan dan Tekanan Darah Tinggi Saling Berhubungan

Waspada, Kecemasan dan Tekanan Darah Tinggi Saling Berhubungan

Health | Kamis, 18 Juni 2020 | 17:26 WIB

Kenali Macam-macam Jenis Obat Darah Tinggi yang Umum Digunakan

Kenali Macam-macam Jenis Obat Darah Tinggi yang Umum Digunakan

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 21:44 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB