Gula Pasir Lebih Sehat karena Alami, Mitos atau Fakta?

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Selasa, 30 Juni 2020 | 18:25 WIB
Gula Pasir Lebih Sehat karena Alami, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi gula pasir. (Shutterstock)

Suara.com - Gula pasir atau sukrosa merupakan gula granulasi atau kristal-kristal gula berukuran kecil yang pada umumnya dijumpai dan digunakan di dapur rumahan.

Banyak orang percaya, jika gula pasir jauh lebih sehat dari jenis gula lain karena dibuat dari bahan alami.

Namun, jangan terburu-buru menyimpulkannya ya, karena menurut Ardy Brian Lizuardi, Master of Science in Nutrician and Health Wageningen University, Belanda gula pasir tetap mampu menaikkan kadar gula darah dengan cepat.

Ilustrasi gula. (Shutterstock)
Ilustrasi gula pasir. (Shutterstock)

"Kalau kadar gula naiknya terlalu cepat akan jadi energi dan kalau terlalu banyak jadi lemak. Kalau orang suka banget minum manis dan enggak mau gemuk, pilih gula yang rendah kalori. Gula nol kalori yang alami itu dari daun stevia," jelas Ardy, dalam bincang-bincang virtual NutriClass, Selasa (30/6/2020).

Selain itu, lanjut dia meski gula dikatakan sebagai sumber energi yang penting, Ardy menekankan bahwa gula pasir tidak diimbangi dengan nutrisi yang baik.

Selain itu, dikutip dari Hello Sehat,  bahwa terdapat 37 kalori di dalam tiap satu sendok makan gula pasir mengandung kurang lebih 37 kalori.  Artinya jika kamu menggunakan dua sendok makan untuk membuat teh favorit Anda, maka total kalori yang Anda konsumsi sudah sebesar 74 kalori, hanya dari gula saja. 

Gula pasir memiliki rasa yang paling enak jika dibandingkan dengan pemanis buatan. Beberapa jenis pemanis buatan meninggalkan after taste seperti rasa pahit, misalnya. Gula pasir juga diperoleh dari bahan alami yaitu tebu, sehingga kecil kemungkinannya menimbulkan alergi atau reaksi lainnya. Sementara pemanis buatan, contohnya aspartam, mengandung fenilalanin yang sangat berbahaya bagi mereka yang menderita fenilketonuria.

Sering kali kita tidak sadar sudah berapa banyak gula yang kita konsumsi. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang akan diikuti dengan meningkatnya risiko penyakit lain. Tidak hanya penyakit degeneratif, Anda juga rentan mengalami sakit gigi

Sebaliknya, kamu bisa mendapatkan sumber energi dari berbagai makanan sehat, seperti nasi merah, lauk berprotein, susu rendah lemak, serta buah dan sayur.

baca juga

"Makanan sehat dapat menjadi pilihan sumber energi yang lebih sehat dan kaya nutrisi," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Kadar Gula Darah Naik saat Pandemi Covid-19

Awas, Kadar Gula Darah Naik saat Pandemi Covid-19

Banten | Selasa, 30 Juni 2020 | 06:10 WIB

Pandemi Covid-19 Picu Kadar Gula Darah Naik Pada Penderita Diabetes

Pandemi Covid-19 Picu Kadar Gula Darah Naik Pada Penderita Diabetes

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 05:52 WIB

Dikenal Sehat, 5 Makanan ini Ternyata Mengandung Kadar Gula Tinggi

Dikenal Sehat, 5 Makanan ini Ternyata Mengandung Kadar Gula Tinggi

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×