3 Ketakutan Terbesar Perempuan saat Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 06:30 WIB
3 Ketakutan Terbesar Perempuan saat Melahirkan dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi foto saat hamil dan setelah melahirkan. (Shutterstock)

Suara.com - Momen melahirkan menjadi salah satu momentum yang banyak ditakutkan oleh kaum perempuan. Bahkan meski perempuan sudah melahirkan kesekian kalinya, tapi tetap saja ketakutan masih ada.

Mengutip laman Parents, (30/6/2020) setidaknya ada tiga ketakutan para ibu di setiap momen melahirkan. Apa saja itu? Dan bagaimana cara penanganannya?

1. Nyeri yang tak tertahankan

Ilustrasi seorang ibu melahirkan (Shutterstock).
Ilustrasi seorang ibu melahirkan (Shutterstock).

Banyak cerita mengatakan bahwa melahirkan sangatlah menyakitkan, khususnya yang melewati fase melahirkan normal tanpa operasi. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mengikuti kelas pramelahirkan atau pranatal, untuk mengelola rasa sakit.

Dari kelas itu bisa dipelajari teknik-teknik alami yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa sakit. Jika teknik pernapasan, relaksasi, water birth, atau hipnotis tidak cukup untuk mengurangi rasa sakit, Anda bisa melahirkan di rumah sakit dengan metode epidural.

2. Meninggal saat melahirkan

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Sekitar 700 perempuan meninggal setiap tahun di AS akibat komplikasi kehamilan atau saat melahirkan. Tapi hampir 99 persen ibu yang meninggal saat melahirkan terjadi akibat adanya komplikasi serius seperti infeksi, pendarahan, atau tekanan darah tinggi.

Tapi lebih dari 60 persen, para ibu yang meninggal akibat melahirkan ini bisa dicegah seperti perawatan sebelum melahirkan, melakukan riset lebih dulu, pengetahuan tentang preeklamsia dan gejalanya.

3. Mengalami gagal jantung

Ilustrasi memegang tangan. (Shutterstock)
Ilustrasi memegang tangan. (Shutterstock)

Tidak usah khawatir selama ibu sehat, jantung akan kuat menghadapi tekanan selama melahirkan. Memang preeklamsia dapat meningkatkan risiko jantung dan stroke saat melahirkan.

Bahkan melahirkan prematur bisa meningkatkan risiko terjadinya masalah jantung. Maka jika mengalami hal ini sebaiknya melakukan konsultasi, khususnya apabila mengalami trauma selama kehamilan bisa berkonsultasi dengan terapis, dokter hingga suami dan ibu.

Jangan coba-coba mendengarkan cerita yang menakutkan dari pengalaman perempuan lain yang melahirkan, karena akan menambah ketakutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Perawat Berhasil Melahirkan saat Terinfeksi Covid-19

Kisah Perawat Berhasil Melahirkan saat Terinfeksi Covid-19

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 19:36 WIB

Perempuan Tersubur di Dunia, Hidupi 44 Anak Tanpa Suami yang Menafkahi

Perempuan Tersubur di Dunia, Hidupi 44 Anak Tanpa Suami yang Menafkahi

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 19:21 WIB

Cerita Mala Dimarahi Dokter yang Nekat Lepas Masker Saat Jalani Persalinan

Cerita Mala Dimarahi Dokter yang Nekat Lepas Masker Saat Jalani Persalinan

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:57 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB