9 Manfaat Belajar Daring Bagi Anak Selama di Rumah Aja

Risna Halidi

Kamis, 02 Juli 2020 | 08:28 WIB
9 Manfaat Belajar Daring Bagi Anak Selama di Rumah Aja
Ilustrasi KBM online - (Unsplash/@anniespratt)

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang menerpa seluruh dunia sedikit banyak telah memengaruhi cara manusia beraktivitas. Banyak kegiatan terpaksa di pusatkan di rumah mulai dari bekerja dari rumah hingga belajar dari rumah.

Di sisi lain, tahun ajaran baru untuk anak sekolah sudah akan segera dimulai. Namun tanda-tanda kembali ke sekolah di tengah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) masih nampak abu-abu. Tak ayal, solusi terakhir adalah tetap membiarkan anak belajar secara daring.

Meski terkesan membosankan, ternyata belajar daring dianggap memiliki banyak manfaat lho. Hal tersebut diutarakan oleh praktisi pendidikan Kristina, sekaligus Director of Studies Yayasan Pendidikan Mulia Bakti (YPMB).

"Kami sangat memahami bahwa banyak orangtua murid khawatir untuk menyekolahkan anaknya di masa pandemi Covid-19, namun belajar melalui sistem online tetap yang terbaik pada masa pandemi ini. Waktu tetap berjalan dan tidak dapat berputar kembali. Berdasarkan penelitian manfaat anak tetap bersekolah lebih banyak dari pada kekurangannya”, tutur Kristina dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com beberapa waktu lalu.

Rutinitas belajar (Dok. Saint Monica Jakarta School)
Rutinitas belajar (Dok. Saint Monica Jakarta School)

Perempuan yang juga mengelola Saint Monica Jakarta School tersebut mengungkapkan sembilan manfaat belajar secara daring di tengah situasi pandemi seperti sekarang. Apa saja? Berikut rangkumannya!

1. Kapasitas Belajar yang Lebih Banyak
Belajar secara daring akan memberi siswa kendali penuh atas pembelajaran mereka dan siswa dapat bekerja dengan kecepatan mereka sendiri. Umumnya siswa bekerja lebih cepat dan memroses informasi dengan kapasitas lebih besar. lnilah mengapa belajar daring dianggap lebih baik dilakukan dalam periode belajar yang lebih pendek daripada ketika di kelas agar anak tidak lelah.

2. Membantu Menjaga Perilaku Disiplin 
Kristina menjelaskan, sama halnya seperti bersekolah, belajar secara daring juga memberikan kesempatan bagi para siswa untuk menjaga perilaku baik melalui interaksi sosial dengan guru maupun teman-temannya. Selain itu, sistem ini juga dapat menjaga sikap bertanggungjawab ketika diminta mengerjakan tugas-tugas dari guru. Hal itu diharapkan dapat menghindari anak dari sikap malas dan acuh tak acuh selama pandemi panjang berlangsung.

3. Menjaga Otak Tetap Berkembang
Dengan bersekolah secara daring, siswa akan melatih otaknya secara optimal dan terarah setiap hari serta tetap produktif menciptakan akar-akar di sel otak sehingga intelejensi anak tetap berkembang sesuai dengan umurnya.

4. Menjaga Rutinitas Anak Tetap Terjaga
Sama halnya dengan disiplin, anak memiliki jadwal atau rutinitas mereka setiap hari seperti waktu belajar, bermain, tidur, makan, memakai seragam, dan sebagainya. Belajar daring hadir untuk membantu anak menjaga rutinitas tersebut tetap berjalan dengan semestinya. 

5. Melatih Kemampuan Motorik dan Koordinasi
Belajar daring juga bisa meningkatkan kemampuan motorik halus dan kasar pada anak melalui aktivitas menulis dan permainan seperti menuang air dan menyusun stik es krim. Selain itu, anak juga melatih koordinasi mata seperti membaca dan melihat instruksi guru untuk ditiru.

6. Anak Akan Tetap Bahagia
Siswa yang tetap mengikuti sekolah secara daring akan lebih bahagia daripada anak berhenti bersekolah sama sekali selama pandemi.

7. Mendeteksi Gangguan Tumbuh Kembang Anak
Gangguan tumbuh kembang seperti belum dapat mengenali warna, susah memegang gunting, terlambat bicara, belum dapat melompat justru dapat lebih cepat terdeteksi melalui sekolah daring. Orangtua patutnya waspada dengan gangguan-gangguan ini karena bisa memengaruhi perkembangan anak di masa depan dan akan sangat sulit untuk mengoreksinya jika terlambat diketahui.

8. Mengenali Potensi 

Orangtua akan lebih mudah mengenali potensi anak jika anak mengikuti sekolah dan dapat mengarahkannya dengan tepat sasaran serta tepat waktu. Beberapa potensi yang bisa dilihat seperti linguistik, musical, logical, body kinestetik, moral, interpersonal dan visual spasial.

9. Menjaga Kebersamaan Orangtua dan Anak
Sebagian orangtua menganggap kebersamaan bersama anak di tengah pandemi bisa sangat melelahkan, namun dalam kaca mata anak, justru saat seperti itu merupakan saat terindah yang tidak ia lupakan ketika besar nanti.

Bagaimana, tetap tertarik melakukan belajar secara daring di rumah aja kan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nganggur Akibat Pandemi Corona, Pekerja Seks di Thailand Hampir Bunuh Diri

Nganggur Akibat Pandemi Corona, Pekerja Seks di Thailand Hampir Bunuh Diri

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2020 | 06:25 WIB

Turki Kirim Bantuan Medis ke Irak

Turki Kirim Bantuan Medis ke Irak

Video | Kamis, 02 Juli 2020 | 06:05 WIB

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Hari Ini, Kamis 2 Juli 2020: Industri Mode

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Hari Ini, Kamis 2 Juli 2020: Industri Mode

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 06:30 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB