Melalui 4 Tahap, Begini Cara Obat-obatan Diproses di dalam Tubuh!

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Kamis, 02 Juli 2020 | 08:52 WIB
Melalui 4 Tahap, Begini Cara Obat-obatan Diproses di dalam Tubuh!
Ilustrasi wanita meminum obat (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu bidang yang mempelajari bagaimana tubuh bereaksi terhadap obat-obatan adalah farmakologi. Di dalam farmakologi, ada aspek farmakokinetik, berkaitan dengan pemahaman seluruh siklus kehidupan obat di dalam tubuh.

Mengetahui tentang masing-masing dari empat tahap utama farmakokinetik, yang disebut ADME, membantu mengambangkan obat-obatan yang lebih efektif dan menghasilkan lebih sedikit efek samping dalam tubuh.

Dilansir Live Science, berikut cara obat bekerja di dalam tubuh:

1. Absorpsi atau Penyerapan

Obat diserap ketika melakukan perjalanan dari mulut, tenggorokan, ke sirkulasi tubuh.

Beberapa cara umum mengonsumsi obat adalah secara oral (menelan obat), intramuskuler (obat disuntikan di lengan), subkutan (disuntikkan di bawah kulit), intravena (menerima obat melalui vena) ) atau transdermal (mengenakan patch kulit).

Obat yang dikonsumsi dikirim melalui pembuluh darah khusus yang mengarah dari saluran pencernaan ke hati, di mana obat dipecah. Kemudian dari hati, memasuki aliran darah secara langsung atau melalui kulit atau paru-paru.

Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]
Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]

2. Distribusi

Paling sering, aliran darah adalah 'kendaraan' untuk membawa obat-obatan ke seluruh tubuh. Pada tahap ini, efek samping dapat terjadi, saat obat berefek di tempat lain selain anggota tubuh yang ditargetkan.

baca juga

Misalnya, untuk pereda nyeri, organ yang ditargetkan mungkin otot yang sakit di kaki. Efek sampingnya, iritasi lambung bisa terjadi.

Berbeda dengan obat untuk sistem saraf pusat, harus menghadapi pertahanan yang hampir tidak bisa ditembus, disebut penghalang darah-otak. Ini melindungi otak dari zat-zat berbahaya seperti racun atau virus.

Faktor lain yang mampu memengaruhi distribusi adalah molekul protein dan lemak dalam darah, dapat membuat molekul obat tidak berfungsi dengan cara mengikatnya.

3. Metabolisme

Segala sesuatu yang memasuki aliran darah, baik ditelan, disuntikkan, dihirup atau diserap melalui kulit, dibawa ke hati.

Di sini, zat-zat secara kimiawi diolah dan diubah oleh protein yang disebut enzim. Banyak produk dari penguraian enzimatik, atau metabolit, kurang aktif secara kimia daripada molekul asli.

Perbedaan genetik dapat mengubah cara kerja enzim tertentu, juga memengaruhi kemampuan tubuh memetabolisme obat.

Produk dan makanan herbal, yang mengandung banyak komponen aktif, dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk memetabolisme obat lain.

Ilustrasi obat (Shutterstock)
Ilustrasi obat (Shutterstock)

4. Pengeluaran atau Ekskresi

Obat yang sekarang tidak aktif menjalani tahap akhir dari waktu dalam tubuh, ekskresi. Proses ini terjadi melalui urin atau feses.

Dengan mengukur jumlah obat dalam urin (dan dalam darah), farmakolog klinis dapat menghitung bagaimana seseorang memproses suatu obat, mungkin mengakibatkan perubahan pada dosis atau bahkan obat yang harus dikonsumsi.

Contohnya, jika obat yang sedang dikonsumsi relatif cepat dikeluarkan tubuh, dosis yang lebih tinggi mungkin diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Obat Covid-19 Remdesivir Akhirnya Rilis, Rp 33,5 juta

Harga Obat Covid-19 Remdesivir Akhirnya Rilis, Rp 33,5 juta

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 21:35 WIB

Spanyol Uji Virus Corona dengan Obat Kumur, Diklaim 100 Persen Akurat

Spanyol Uji Virus Corona dengan Obat Kumur, Diklaim 100 Persen Akurat

Tekno | Rabu, 01 Juli 2020 | 13:35 WIB

Obat Diabetes Bisa Dipakai Melawan Covid-19?

Obat Diabetes Bisa Dipakai Melawan Covid-19?

Tekno | Rabu, 01 Juli 2020 | 11:30 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×