Bukan Pernikahan, Ini 5 Faktor Sebenarnya yang Mengubah Ukuran Payudara

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 02 Juli 2020 | 16:34 WIB
Bukan Pernikahan, Ini 5 Faktor Sebenarnya yang Mengubah Ukuran Payudara
Ilustrasi perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Soal payudara, banyak rumor yang beredar mengenai bagian tubuh perempuan yang satu ini, termasuk dengan ukurannya. Tak sedikit orang yang beranggapan, bahwa pernikahan bisa mengubah ukuran payudara menjadi lebih berisi. 

Padahal menurut Heathline, menikah sama sekali tidak ada hubungannya dengan ukuran payudara Anda. Penjelasan yang paling mungkin soal mitos ini adalah saat menikah dikaitkan dengan hamil dan kenaikan berat badan. 

Secara ilmiah, ukuran payudara memang bisa berubah. Dilansir dari Healthline, berikut adalah beberapa faktor yang memungkinkan dapat mengubah ukuran payudara Anda, antara lain:

1. Kehamilan

Saat hamil, payudara perempuan bertambah ukurannya. Alasannya karena saat hamil terjadi perubahan hormon yang menyebabkan retensi air dan jumlah volume darah yang meningkat. Selain itu, tubuh juga sedang mempersiapkan diri untuk menyusui. 

Beberapa perempuan mungkin akan mengalami kenaikan ukuran cup bra mereka antara satu sampai dua ukuran ketika hamil. 

2. Menstruasi

Fluktuasi hormon yang berhubungan dengan menstruasi dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri payudara. Peningkatan estrogen menyebabkan saluran payudara bertambah besar yang biasanya memuncak sekitar 14 hari dalam siklus menstruasi.

Sekitar 7 hari kemudian, kadar progesteron mencapai puncaknya. Ini juga menyebabkan pertumbuhan kelenjar payudara.

Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)
Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)

3. Menyusui

Menyusui dapat menyebabkan peningkatan lebih lanjut pada ukuran payudara. Ukuran payudara dapat bervariasi sepanjang masa menyusui.

Beberapa orang menemukan payudara mereka sebenarnya lebih kecil ketika mereka selesai menyusui daripada ukuran sebelum hamil. 

4. Obat-obatan

Mengambil obat-obatan tertentu dapat menyebabkan peningkatan ukuran payudara yang sederhana.  Contohnya termasuk terapi penggantian estrogen dan pil KB. Karena pil KB mengandung hormon, efek pertumbuhan mungkin mirip dengan perubahan payudara yang berhubungan dengan menstruasi.

Saat tubuh menyesuaikan diri dengan hormon tambahan yang terkait dengan penggunaan pil KB, ukuran payudara seseorang mungkin kembali ke ukurannya sebelum meminum pil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambil Tertawa, Pegawai Starbucks Intip Payudara Pengunjung

Sambil Tertawa, Pegawai Starbucks Intip Payudara Pengunjung

Video | Kamis, 02 Juli 2020 | 15:38 WIB

Ketahui Voyeur, Tukang Intip yang Punya Gangguan Psikologis

Ketahui Voyeur, Tukang Intip yang Punya Gangguan Psikologis

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2020 | 13:52 WIB

Dikenal Sehat, Susu Sapi Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Dikenal Sehat, Susu Sapi Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 13:54 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB