Masalah Tidur saat Bayi Berkaitan dengan Kesehatan Mental di Usia Remaja

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 02 Juli 2020 | 12:47 WIB
Masalah Tidur saat Bayi Berkaitan dengan Kesehatan Mental di Usia Remaja
Ilustrasi bayi bangun tidur (Shutterstock)

Suara.com - Menurut sebuah penelitian baru, masalah tidur pada anak kecil dapat dikaitkan dengan perkembangan gangguan kesehatan mental tertentu pada remaja.

Sebuah studi terhadap 7.155 anak-anak di Inggris menemukan anak-anak yang saat bayi dan balita memiliki masalah tidur dapat mengalami gangguan psikotik pada usia 12 dan 13 tahun.

Dilansir CNN Internasional, anak-anak yang memiliki waktu tidur lebih pendek di malam hari juga lebih besar kemungkinannya menderita ganguaan kepribadian ambang atau Borderline Personality Disorder (BPD) pada usia 11 dan 12 tahun.

Penelitian yang terbit pada Rabu (1/7/2020) dalam jurnal JAMA Psychiatry ini merupakan studi pertama yang memeriksa masalah tidur anak di usia dini dan pengalaman psikotik remaja serta gejala BPD.

"Kami tahu dari penelitian sebelumnya bahwa mimpi buruk yang terus-menerus pada anak-anak telah dikaitkan dengan gangguan psikotik dan kepribadian," kata pemimpin penulis Isabel Morales-Munoz, peneliti di Institute of Mental Health di University of Birmingham.

Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)

"Tetapi mimpi buruk tidak menggambarkan keseluruhan cerita. Kami telah menemukan bahwa, pada kenyataannya, sejumlah masalah perilaku tidur di masa kanak-kanak dapat menunjukkan masalah-masalah ini pada masa remaja," katanya.

Masa remaja biasanya didefinisikan sebagai usia antara 10 dan 19, periode kunci dalam perkembangan manusia karena perkembangan otak dan perubahan hormon. Sekarang periode ini juga dianggap sebagai waktu kesehatan mental dimulai.

Penelitian sebelumnya di Australia menemukan bayi dengan masalah tidur parah yang persisten di tahun pertama memiliki risiko lebih besar mengalami kecemasan dan masalah emosional di masa kanak-kanak.

Masalah tidur pada anak-anak dan remaja telah terbukti dapat memprediksi perkembangan berbagai masalah emosional dan perilaku, termasuk depresi, kegelisahan, gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif, pengambilan risiko dan agresi.

Namun, temuan tidak konsisten, terutama ketika didasarkan pada pengukuran objektif tidur, daripada laporan orang tua.

Di sisi lain, tidur dan kesehatan mental berhubungan erat pada orang dewasa. Masalah tidur meningkatkan risiko mengembangkan penyakit mental tertentu serta akibat dari masalah kesehatan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Masalah Tidur? 8 Latihan Malam yang Membantu Anda Lelap

Punya Masalah Tidur? 8 Latihan Malam yang Membantu Anda Lelap

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 11:55 WIB

Sering Minum Pereda Sakit, Hati-hati Obesitas dan Masalah Tidur

Sering Minum Pereda Sakit, Hati-hati Obesitas dan Masalah Tidur

Health | Kamis, 07 Desember 2017 | 19:26 WIB

Masalah Tidur Penanda Risiko Alzheimer?

Masalah Tidur Penanda Risiko Alzheimer?

Health | Minggu, 09 Juli 2017 | 12:23 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB