Studi: Makan Kacang-kacangan Bisa Menurunkan Risiko Kanker Usus

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Sabtu, 04 Juli 2020 | 16:00 WIB
Studi: Makan Kacang-kacangan Bisa Menurunkan Risiko Kanker Usus
Ilustrasi kacang-kacangan

Suara.com - Hingga saat ini, memang tidak ada obat untuk kanker, hanya ada intervensi yang dapat menghentikan penyebarannya dan mengurangi risiko kambuhnya kembali. Salah satu intervensi yang bisa dilakukan adalah dengan makan makanan sehat termasuk kacang. 

Dilansir dari Express, mengonsumsi kacang secara teratur dikaitkan dengan risiko kanker usus yang lebih rendah. Kanker usus sendiri adalah satu jenis kanker yang paling umum dan memiliki tingkat kematian kedua setelah kanker paru-paru. 

Penelitian yang dipublikasikan di Nutrition Journal, memantau 923 pasien kanker kolorektal (kanker usus) dan 1846 kontrol (kelompok plasebo) yang direkrut dari National Cancer Centre di Korea Selatan.

Informasi tentang asupan makanan dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi makanan semi-kuantitatif dengan 106 item, termasuk kacang tanah, kacang pinus, dan almond.

Konsumsi kacang dikategorikan dengan tidak mengonsumsi, mengonsumsi satu porsi per minggu, satu hingga tiga porsi per minggu, dan tiga porsi per minggu.

Setelah analisis komparatif, para peneliti menemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara frekuensi tinggi konsumsi kacang dan mengurangi risiko kanker kolorektal.

Memperkuat sifat anti-kanker kacang-kacangan, penelitian lain yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Oncology, menemukan bahwa orang-orang dengan kanker usus besar stadium III yang secara teratur mengonsumsi kacang-kacangan memiliki risiko kambuh lebih kecil. 

Ilustrasi kacang almond. (Shutterstock)
Ilustrasi kacang almond. (Shutterstock)

Tak hanya itu, kematian kanker juga secara signifikan lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi kacang.

Kacang bukan satu-satunya makanan yang terbukti menjanjikan dalam mengurangi risiko kanker. Penelitian juga menunjukkan bahwa semakin banyak buah dan sayuran yang kita makan, semakin rendah risiko kanker kita secara keseluruhan.

baca juga

Selain itu, mengonsumsi kacang-kacangan seperti kacang, kacang polong, dan lentil dikaitkan dengan risiko lebih rendah dari semua kanker.

"Ini mungkin karena mereka sering digunakan sebagai pengganti daging dalam makanan kita," jelas Sophie Medlin, konsultan ahli gizi dan pendiri ahli City Dietetitian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Ilmuwan Temukan Fakta Baru tentang Tikus Tanpa Rambut

Kabar Baik, Ilmuwan Temukan Fakta Baru tentang Tikus Tanpa Rambut

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2020 | 11:30 WIB

Awas, Bau Mulut Bisa Jadi Tanda Kanker Mulut!

Awas, Bau Mulut Bisa Jadi Tanda Kanker Mulut!

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 20:00 WIB

Dikenal Sehat, Susu Sapi Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Dikenal Sehat, Susu Sapi Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 13:54 WIB

Terkini

Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari

Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

4 Padu Padan OOTD ala Chae Soo Bin, Gaya Preppy yang Anti-Boring!

4 Padu Padan OOTD ala Chae Soo Bin, Gaya Preppy yang Anti-Boring!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Di Balik Aturan Tidak Naik Kelas: Mengurai Nasib Siswa Terpinggirkan

Di Balik Aturan Tidak Naik Kelas: Mengurai Nasib Siswa Terpinggirkan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Usulan Sistem Parkir Baru Jakarta: Bayar Wajib Nontunai dan Diawasi CCTV, Ojol Gratis 30 Menit

Usulan Sistem Parkir Baru Jakarta: Bayar Wajib Nontunai dan Diawasi CCTV, Ojol Gratis 30 Menit

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Masih Merah ke Level 990,1

Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Masih Merah ke Level 990,1

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Transaksi Digital RI Tembus USD6,11 Miliar, AI Bakal Ubah Cara Perusahaan Bertransaksi

Transaksi Digital RI Tembus USD6,11 Miliar, AI Bakal Ubah Cara Perusahaan Bertransaksi

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Drakor Crash 2 Tayang 16 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Drakor Crash 2 Tayang 16 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:30 WIB

×