Kebersihan Mulut Ternyata Memengaruhi Risiko Covid-19

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 08 Juli 2020 | 13:19 WIB
Kebersihan Mulut Ternyata Memengaruhi Risiko Covid-19
Ilustrasi kesehatan mulut. (Shutterstock)

Suara.com - Jangan Malas Sikat Gigi, Bakteri di Mulut Bisa Tingkatkan Risiko Covid-19

Covid-19 berisiko tinggi jika dialami oleh orang yang memiliki hipertensi, diabetes, obesitas, hingga penyakit jantung. Tapi ternyata tidak hanya itu, karena penelitian menyebutkan bahwa kebersihan mulut juga ikut memengaruhi peningkatan risiko Covid-19.

Mengutip News Medical Life Sciences, Rabu (8/7/2020), penelitian yang dilakukan Pusat Pendidikan Gizi dan Manajemen Gaya Hidup atau CNELM dan Universitas Cambridge Hospital Trust Inggris menemukan adanya hubungan antara kebersihan mulut dan tingkat keparahan infeksi Covid-19.

Tim peneliti berspekulasi adanya kemungkinan tingkat keparahan infeksi SARS CoV 2 diperparah dengan keberadaan bakteri, termasuk adanya bakteri di mulut penyebab sakit gigi maupun periodontal (infeksi bakteri di gusi).

"Kami mengeksplorasi hubungan antara jumlah bakteri yang banyak di mulut dan komplikasi setelah terserang virus, dan bagaimana memperbaiki kesehatan mulut bisa mengurangi risiko komplikasi Covid-19," papar peneliti.

Dalam catatan peneliti, periodontitis atau penyakit infeksi bakteri pada gusi adalah yang paling berbahaya di mulut. Bakteri ini menyebabkan pembentukan sitokin seperti interleukin 1 (IL1) dan tumor necrosis factor (TNF) yang terdeteksi bisa mencapai paru-paru dan menyebabkan infeksi lainnya.

"Kebersihan mulut yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko pertukaran bakteri dari paru-paru dan mulut," tulis peneliti.

Itu sebabnya, kebersihan mulut telah diakui sebagai cara mencegah infeksi saluran napas pada pasien, terutama mereka yang berada atas usia 70 tahun.

Mereka yang menderita infeksi bakteri di gusi berisiko 25 persen lebih besar terkena penyakit jantung, tiga kali lipat berisiko diabetes, dan 20 persen berisiko terserang tekanan darah tinggi. Semua penyakit itu memperparah gejala Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Lidah Kamu Sekarang, Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Penyakit Berbahaya

Cek Lidah Kamu Sekarang, Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Penyakit Berbahaya

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 17:15 WIB

Waspada! 1 dari 5 Orang di Dunia Disebut Berisiko Terinfeksi Virus Corona

Waspada! 1 dari 5 Orang di Dunia Disebut Berisiko Terinfeksi Virus Corona

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 16:35 WIB

Bumil Tak Perlu Khawatir, Hamil Tidak Meningkatkan Risiko Covid-19

Bumil Tak Perlu Khawatir, Hamil Tidak Meningkatkan Risiko Covid-19

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB