WHO akan Terbitkan Laporan Baru Menanggapi Penyebaran Virus Corona di Udara

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 08 Juli 2020 | 15:45 WIB
WHO akan Terbitkan Laporan Baru Menanggapi Penyebaran Virus Corona di Udara
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan akan mengeluarkan laporan ilmiah baru dalam beberapa hari terkait dengan penyebaran virus corona di udara. Pernyataan itu menanggapi sekelompok ilmuwan internasional yang menyimpulkan virus corona dapat melakukan perjalanan jauh melampaui dua meter.

Dilansir dari Medical Xpress, pedoman jarak fisik dua meter telah menjadi elemen utama dalam perang melawan Covid-19. Sejauh ini, jarak aturan jarak fisik berikisar 1-2 meter.

Pada hari Senin (6/7/2020), 239 ilmuwan internasional mengatakan bahwa tetesan napas atau droplets di bawah lima mikrometer yang mengandung virus dapat melayang di udara selama beberapa jam dan melakukan perjalanan hingga puluhan meter.

Benedetta Allegranzi, pimpinan teknis WHO pada pengendalian infeksi, mengatakan pada konferensi pers virtual untuk menanggapi hal tersebut.

"Kami mengakui bahwa ada bukti yang muncul di bidang ini. Kami percaya bahwa kami harus terbuka terhadap bukti ini dan memahami implikasinya mengenai cara penularan dan juga mengenai tindakan pencegahan yang perlu diambil," kaya Allegranzi. 

Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis Covid-19 WHO, mengatakan badan kesehatan PBB itu telah memiliki pemberitahuan ilmiah yang mengkonsolidasikan pengetahuan yang berkembang seputar transmisi.

"Kami akan menerbitkan brief kami dalam beberapa hari mendatang dan itu akan menguraikan semua yang kami miliki di area ini," kata Kerkhove, .

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (WHO)
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (WHO)

Sementara itu, direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pandemi tidak menunjukkan tanda-tanda melambat setelah 400.000 kasus baru dilaporkan pada akhir pekan.

Padahal butuh 12 minggu bagi dunia untuk mencapai 400.000 Covid-19 di awal pandemi.

baca juga

"Wabah semakin cepat dan kami jelas belum mencapai puncak pandemi," kata Tedros.

"Sementara jumlah kematian tampaknya telah mendatar secara global, pada kenyataannya beberapa negara telah membuat kemajuan yang signifikan dalam mengurangi jumlah kematian, sementara di negara-negara lain kematian masih meningkat," imbuhnya.

WHO juga menambahkan, bahwa virus telah menular tanpa pandang bulu. Pernyataan itu muncul setelah Presiden Brasil, Jair Bolsonaro dikonfirmasi positif Covid-19.

"Tidak ada yang istimewa untuk virus ini, apakah kita pangeran atau orang miskin, kita sama-sama rentan" kata direktur kedaruratan WHO Michael Ryan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prihatin pada Covid-19 di Kulon Progo, Angkasa Pura I Beri Bantuan Ambulans

Prihatin pada Covid-19 di Kulon Progo, Angkasa Pura I Beri Bantuan Ambulans

Jogja | Rabu, 08 Juli 2020 | 15:21 WIB

Keren! Rusia Klaim Vaksin Covid-19 Bakal Siap Akhir Tahun 2020

Keren! Rusia Klaim Vaksin Covid-19 Bakal Siap Akhir Tahun 2020

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 15:15 WIB

Superkomputer Tercepat Dunia: Cegah Covid-19, Kereta Api Harus Buka Jendela

Superkomputer Tercepat Dunia: Cegah Covid-19, Kereta Api Harus Buka Jendela

Tekno | Rabu, 08 Juli 2020 | 15:10 WIB

Terkini

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

×