WHO Akui Adanya Risiko Penularan Virus Corona Lewat Udara

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 08 Juli 2020 | 16:00 WIB
WHO Akui Adanya Risiko Penularan Virus Corona Lewat Udara
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengakui bukti baru bahwa virus corona atau Covid-19 menyebar lebih luas di udara daripada yang disarankan sebelumnya.

Sehari setelah sekelompok ilmuwan mengatakan badan global itu kurang memperhitungkan risiko penularan melalui udara di antara orang-orang, seorang pejabat senior WHO mengatakan ada "bukti yang muncul" dari penularan virus korona melalui udara, tetapi tidak pasti.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Kemungkinan penularan melalui udara dalam pengaturan publik - terutama dalam kondisi yang sangat spesifik, ramai, tertutup, berventilasi buruk pengaturan yang telah dijelaskan, tidak dapat dikesampingkan," kata, Benedetta Allegranzi, pimpinan teknis WHO untuk pencegahan dan pengendalian infeksi, seperti dilansir dari The Guardian.

"Namun, bukti perlu dikumpulkan dan ditafsirkan, dan kami terus mendukung ini."

WHO sebelumnya mengatakan virus yang menyebabkan penyakit pernapasan Covid-19 menyebar terutama melalui tetesan kecil yang dikeluarkan dari hidung dan mulut orang yang terinfeksi yang dengan cepat tenggelam ke tanah.

Tetapi dalam sebuah surat terbuka kepada badan yang bermarkas di Jenewa, 239 ilmuwan di 32 negara menguraikan bukti bahwa yang menunjukkan partikel virus yang mengambang dapat menginfeksi orang yang menghirupnya.

Karena partikel yang dihembuskan yang lebih kecil itu dapat berlama-lama di udara, para ilmuwan dalam kelompok telah mendesak WHO untuk memperbarui panduannya.

"Kami ingin mereka mengakui bukti," kata Jose Jimenez, seorang ahli kimia di University of Colorado yang menandatangani kertas.

“Ini jelas bukan serangan terhadap WHO. Ini adalah debat ilmiah, tetapi kami merasa kami harus go public karena mereka menolak untuk mendengar bukti setelah banyak percakapan dengan mereka, ”katanya.

Baca Juga: Ilmuwan: Asal-usul Virus Corona Mungkin Tidak akan Pernah Teridentifikasi

Jimenez mengatakan secara historis, telah ada pertentangan sengit dalam profesi medis terhadap gagasan transmisi aerosol, dan standar pembuktian telah ditetapkan sangat tinggi. Kekhawatiran utama adalah menimbulkan ketakutan.

"Jika orang mendengar udara, petugas layanan kesehatan akan menolak untuk pergi ke rumah sakit," katanya. Atau orang akan membeli semua masker respirator N95 yang sangat protektif, "dan tidak akan ada yang tersisa untuk negara-negara berkembang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI