Pandemi Covid-19 Belum Usai, Begini Panduan Aman Periksa ke Dokter Gigi

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 08 Juli 2020 | 18:12 WIB
Pandemi Covid-19 Belum Usai, Begini Panduan Aman Periksa ke Dokter Gigi
Tim dokter menggunakan alat perlindungan diri (APD) melakukan pemeriksaan gigi seorang pasien di salah satu klinik di kawasan Pulo Gadung, Jakarta, Rabu (22/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Meski pemerintah sudah menerapkan new normal, beberapa orang masih khawatir untuk mengunjungi dokter gigi walau sebagian besar layanan terbuka.

Kekhawatiran penularan virus corona selama kunjungan ke dokter gigi dapat dipahami. Namun, hingga saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menemukan adanya kasus Covid-19 yang ditularkan di poli gigi.

Berkaitan dengan kepentingan pemeriksaan gigi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, selaras dengan American Dental Association, terus memperbarui panduan pemeriksaan gigi secara berkala.

Dilansir NPR, berikut panduan aman periksa ke dokter gigi terbaru oleh CDC:

  • Skrining Covid-19 pada pasien sebelum diperiksa. Tunda apabila memiliki gejala yang mengindikasikan mereka terinfeksi virus corona.
  • Menunggu di mobil atau di luar ruangan.
  • Simpan barang-barang yang sering disentuh banyak orang, di ruang tunggu, seperti majalah, gelas, atau mainan untuk anak-anak.
Tim dokter menggunakan alat perlindungan diri (APD) bersiap melakukan pemeriksaan gigi di salah satu klinik di kawasan Pulo Gadung, Jakarta, Rabu (22/4).  [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Tim dokter menggunakan alat perlindungan diri (APD) bersiap melakukan pemeriksaan gigi di salah satu klinik di kawasan Pulo Gadung, Jakarta, Rabu (22/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
  • Pakai masker, baik sebelum dan sesudah pemeriksaan.
  • Tempatkan penghalang plastik antara pasien dan staf administrasi.
  • Hindari penggunaan alat bertenaga, misalnya, beberapa dokter praktik tidak lagi menggunakan polisher untuk membersihkan gigi.
  • Pisahkan alat yang digunakan pada pasien, sehingga alat lain tidak berpotensi terkontaminasi.
  • Gunakan dental rubber dam selama prosedur untuk membatasi semprotan sekresi.
  • Pasang filter udara partikulat efisiensi tinggi (HEPA) untuk meningkatkan penyaringan ruangan, yang mungkin, menurut penelitian, mengurangi transmisi partikel yang terbawa virus di udara.

Howard Golan, seorang dokter gigi di Williston Park, NY, mengatakan menunda pemeriksaan atau perawatan sakit gigi berpotensi membuat kerusakan makin parah, menambah waktu perawatan, biaya yang lebih tinggi dan membuat rasa sakit makin parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Sakit Gigi Juga Timbulkan Risiko Penyakit Jantung, Kok Bisa?

Awas, Sakit Gigi Juga Timbulkan Risiko Penyakit Jantung, Kok Bisa?

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:00 WIB

Benarkah Pasta Gigi Charcoal Aman dan Efektif Memutihkan Gigi?

Benarkah Pasta Gigi Charcoal Aman dan Efektif Memutihkan Gigi?

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 15:58 WIB

Benarkah Warna Garis di Pasta Gigi Tandakan Bahan Dasar? Begini Faktanya

Benarkah Warna Garis di Pasta Gigi Tandakan Bahan Dasar? Begini Faktanya

Health | Minggu, 21 Juni 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB