Cara Memperbaiki Kepala Bayi yang Peyang Serta 4 Berita Hits Lainnya

Risna Halidi Suara.Com
Kamis, 09 Juli 2020 | 10:36 WIB
Cara Memperbaiki Kepala Bayi yang Peyang Serta 4 Berita Hits Lainnya
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Manusia dianugerahi kondisi fisik yang berbeda-beda. Pun ketika lahir, ada bayi yang lahir dengan kepala lonjong, ada yang bulat sempurna ada juga yang peyang. Tenang, jika penyebab kepala bayi peyang karena posisi bukan karena kelainan, ada kok cara untuk memperbaikinya. Bagaimana?

Berita mengenai cara memperbaiki kepala bayi yang peyang masuk dalam daftar berita kanal Health paling hits di Suara.com, Kamis, 9 Juli 2020.

1. Orangtua, Ini Cara Memperbaiki Kepala Bayi Peyang

Ilustrasi bayi. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Setelah bayi lahir biasanya baik dokter maupun orangtua akan memeriksa dengan seksama kondisi anak mulai dari respon indera hingga kondisi fisik bayi.

Salah satunya bentuk kepala bayi dengan melihat apakah bayi terlahir dengan kepala proporsi yang sempurna, atau malah kepala berbentuk peyang.

Baca selengkapnya

2. Ini 3 Penyebab Kepala Bayi Peyang

Ilustrasi kepala bayi peyang. (Shutterstuck)
Ilustrasi kepala bayi peyang. (Shutterstuck)

Tulang dan tubuh bayi yang baru lahir akan terus bertumbuh dan berkembang, termasuk kerangka tulang kepala atau tengkoraknya. Untuk mencegah kepala bayi peyang, para ibu sebisa mungkin akan memposisikan kepala bayi lurus saat berbaring.

Tapi tahukah Anda bahwa kepala bayi peyang bisa disebabkan oleh berbagai hal, dan tak hanya karena posisi tidurnya yang kerap miring.

Baca Juga: 55 Rumah Sakit di Surabaya Dikasih Ribuan Alat Rapid Test

Baca selengkapnya

3. Peneliti Klaim Vaksin BCG Bisa Lindungi Diri dari Covid-19, ini Kata WHO

Ilustrasi vaksin tuberkulosis, virus corona Covid-19 (pixabay.com)
Ilustrasi vaksin tuberkulosis, virus corona Covid-19 (pixabay.com)

Para ilmuwan sedang mencari tahu penyebab beberapa negara berkembang menunjukkan tingkat kematian jauh lebih rendah akibat virus corona Covid-19.

Penelitian oleh Asisten Profesor Luis Escobar dari Sekolah Tinggi Sumber Daya Alam dan Lingkungan di National Institutes of Health pun meneliti Bacille Calmette-Guerin (BCG), vaksin tuberkulosis yang secara rutin diberikan kepada anak-anak di negara-negara dengan tingkat infeksi tuberkulosis tinggi.

Baca selengkapnya

4. Sah Kemenkes Tetapkan Tarif Atas Rapid Test, Tak Boleh Lebih Dari 150 Ribu!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI