Ini 3 Penyebab Kepala Bayi Peyang

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 Juli 2020 | 17:50 WIB
Ini 3 Penyebab Kepala Bayi Peyang
Ilustrasi kepala bayi peyang. (Shutterstuck)

Suara.com - Tulang dan tubuh bayi yang baru lahir akan terus bertumbuh dan berkembang, termasuk kerangka tulang kepala atau tengkoraknya. Untuk mencegah kepala bayi peyang, para ibu sebisa mungkin akan memposisikan kepala bayi lurus saat berbaring.

Tapi tahukah Anda bahwa kepala bayi peyang bisa disebabkan oleh berbagai hal, dan tak hanya karena posisi tidurnya yang kerap miring.

Ahli neurologi anak Prof. Dr. Hardiono D. Pudponegoro, Sp.A (K) mengatakan jika ada 3 jenis kepala bayi peyang dilihat dari faktor penyebabnya.

1. Tulang kepala menutup cepat (Craniosynostosis)

Tulang kepala terdapat 4 bagian, di mana keempatnya akan ikut membesar seiring semakin membesarnya otak. Bagian otak ini akan menutup dalam 2 hingga 3 tahun. Tapi masalahnya, kondisi cranoisynostosis ini menyebabkan keempat bagian kepala menutup lebih cepat dari seharusnya.

"Semua sambungan tulang menutup terlalu cepat bersama-sama. Akibanya, waktu saatnya membesar dia tidak membesar, karena tulangnya menutup, sehingga muncul gejala, makanya ini harus dioperasi segera," ujar Prof. Hardiono saat mengadakan live di Instagram, Rabu (8/7/2020).

2. Sambungan tulang tertentu menutup cepat

Pada anak normal, keempat sambungan tulang otak ini harusnya berkembang bersama-sama. Nah, masalah kepala peyang jenis ini hanya 1 hingga 2 bagian otak saja yang menutup dengan cepat. Alhasil, saat dilihat dari luar kepala terlihat peyang.

"Hanya satu atau dua sambungan saja yang menutup lebih cepat. Misalnya bagian depan menutup lebih cepat yang lain tidak, jadi waktu otaknya tumbuh dia akan melengkung kepalanya," paparnya.

baca juga

3. Positional Plagipcephaly

Jenis kepala peyang satu inilah yang banyak di derita anak-anak normal pada umumnya, yaitu kepala peyang karena posisi kepala anak yang tidak tepat. Karena keempat bagian sambungan tulang kepala tidak menutup dengan cepat, ditambah posisi tidur anak saat otak membesar tidak tegak, hal ini bisa memicu kepala peyang.

"Biasanya karena positional plagiocephaly, atau bentuk kepala yang peyang karena posisi, ini relatif tidak bahaya," tutup Prof. Hardiono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejadian Langka, Bayi Ini Lahir Sambil Pegang IUD Milik Ibunya

Kejadian Langka, Bayi Ini Lahir Sambil Pegang IUD Milik Ibunya

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2020 | 09:28 WIB

Kolik Pada Bayi, Atasi dengan Pijat Yuk!

Kolik Pada Bayi, Atasi dengan Pijat Yuk!

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 14:19 WIB

Studi: 1,2 Juta Bayi Berpotensi Meninggal Karena Virus Corona

Studi: 1,2 Juta Bayi Berpotensi Meninggal Karena Virus Corona

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×