Pakai Masker Bikin Kekebalan Tubuh Menurun, Mitos atau Fakta?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 10 Juli 2020 | 00:05 WIB
Pakai Masker Bikin Kekebalan Tubuh Menurun, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi memakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Masker menjadi salah satu kebutuhan wajib setiap orang di masa pandemi virus corona atau Covid-19. Dengan menggunakan masker akan mencegah risiko penularan dari virus yang seringkali mematikan itu.

Namun, belakangan ada sejumlah anggapan yang berkaitan dengan penggunaan masker. Salah satunya ialah menyebut bahwa menggunakan masker akan membuat imunitas tubuh menurun.

Tapi benerkah? Dilansir dari Global News, berikut ini mitos berkait masker yang banyak beredar.

Lewat Batuk Hingga Makanan Tercemar, Begini Cara Virus Corona Menular. (Shutterstock)
Ilustrasi pakai masker. (Shutterstock)

Masker mematikan sistem kekebalan tubuh
Seorang dokter penyakit menular dan dokter kontrol infeksi di University Health Network di Toronto, Alon Vaisman mengatakan bahwar klaim ini sejalan dengan hipotesis kebersihan, yang menyatakan bahwa "jika Anda tidak membuka diri terhadap kuman, sistem kekebalan tubuh Anda tidak akan dilatih untuk menghadapinya," katanya.

"Itu persis hal yang kami coba cegah di sini (dengan Covid-19)."

Pada dasarnya, ketika Anda menerima vaksin untuk sesuatu seperti influenza, Anda mendapatkan dosis kecil atau "versi mati" dari patogen, kata Vaisman.

"Anda tidak mematikan sistem kekebalan Anda dengan mencegah ini (paparan) - Anda melindunginya."

Masker meningkatkan risiko virus
Sebuah unggahan di media sosial menyebut bahwa mengenakan masker mendorong "pemicu dan infeksi dari virus retro aktif yang sudah ada di dalam tubuh."

Namun, Covid-19 adalah jenis virus yang "tidak mampu memiliki keadaan tidak aktif," kata Matthew Cheng, ahli mikrobiologi di Pusat Kesehatan Universitas McGill.

Karena itu tidak mengaktifkan virus kembali, baik saat menggunakan masker maupun tidak. Bahkan virus yang dapat tertidur pada manusia "tidak diaktifkan kembali dengan mengenakan masker, kata dia.

Masker secara ilmiah tidak akurat
Salah satu klaim menyesatkan lainnya ialah menyebut bahwa masker secara ilmiah tidak akurat. Namun, ini benar-benar keliru menggambarkan bagaimana Covid-19 sebenarnya menyebar, kata Vaisman.

"Jelas virus itu sendiri sangat kecil ... tetapi Covid-19 dibawa dalam tetesan, begitulah ia bergerak di udara," katanya. "Ini pada dasarnya seperti setetes air kecil, yang bisa kau sumbat dengan masker."

"Kita tahu bahwa masker sangat baik untuk mencegah penyebaran tetesan infeksi pernapasan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Dokter Soal Masker dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Pesan Dokter Soal Masker dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 21:31 WIB

Dokter RSCM: Jika Covid-19 Airborne, Masker Jadi Hal Wajib!

Dokter RSCM: Jika Covid-19 Airborne, Masker Jadi Hal Wajib!

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 20:25 WIB

Awas, Obat Ini Justru Bikin Risiko Infeksi Covid-19 Makin Tinggi

Awas, Obat Ini Justru Bikin Risiko Infeksi Covid-19 Makin Tinggi

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 19:10 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB