Kamar Mandi Umum Berisiko Sebarkan Virus Corona, Begini Pencegahannya!

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 13 Juli 2020 | 15:37 WIB
Kamar Mandi Umum Berisiko Sebarkan Virus Corona, Begini Pencegahannya!
Ilustrasi kamar mandi (shutterstock)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 belum usai, tetapi banyak orang sudah mulai kembali beraktivitas normal. Karena itu, banyak orang mungkin menggunakan fasilitas publik.

Penggunaan fasilitas publik ini perlu diwaspadai, terutama kamar mandi umum. Sebab, kemar mandi umum bisa menjadi tempat penularan virus corona Covid-19.

Umumnya, kamar mandi memiliki ventilasi yang buruk dan banyak virus yang bertaburan di udara arau aerosol.

Charles Haas, seorang profesor teknik lingkungan di Drexel University pun telah meneliti cara organisme menular berperilaku di berbeda di setiap ruangan.

Ruangan dengan ventilasi buruk bisa meningkatkan risiko penularan virus corona. Karena, virus akan lebih terkonsentrasi di ruangan kecil, sempit dan tertutup.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Oleh sebab itu, kamar mandi termasuk salah satu tempat yang bisa menularan virus lebih cepat dan mudah. Apalagi banyak orang suka berkumpul di kamar mandi, berbicara satu sama lain dan bermain ponsel.

"Ketika seseorang berbicara di kamar mandi, mereka akan mengeluarkan aerosol yang berpotensi menularan virusnya ke orang lain. Jika Anda tidak menunjukkan gejala, tapi Anda masih bisa menginfeksi orang di sekitar," jelas Charles dikutip dari nwtimes.com.

Selain itu, Anda perlu mengingat bahwa virus corona tidak hanya bertahan hidup di saluran pernapasan, tetapi juga bisa dipermukaan padat seperti bangku.

Dr Jen Caudle, seorang dokter keluarga dan profesor di Universitas Rowan, juga mengatakan kekuatan flash pada toilet juga memengaruhi penyebaran virus melalui aerosol. Karena itu, Anda perlu menutup dudukan toilet sebelum menekan flush.

Kebersihan yang tepat juga salah satu bentuk pencegahan penularan virus corona Covid-19 di toilet.

Menurut penelitian dalam jurnal Physics of Fluids, flush toilet bisa menyebarkan tetesan partikel kecil kotoran dan virus ke udara yang bisa naik setinggi 3 kaki. Partikel kecil ini bisa bertahan di udara cukup lama dan bisa menginfeksi orang lain yang akan masuk ke toilet.

Bahkan partikel kecil yang terbang ke udara ini bisa menempel di wastafel, gagang pintu, tempat tisu, keran dan permukaan lain.

Karena itu, tetap gunakan masker sepanjang waktu (termasuk di toilet), jaga jarak sosial, rutin cuci tangan, jangan asal menyentuh permukaan dan jangan berlama-lama di dalam kamar mandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Konspirasi, Doni Monardo: Covid-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa!

Bantah Konspirasi, Doni Monardo: Covid-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa!

News | Senin, 13 Juli 2020 | 15:27 WIB

Duh, Banyak Pasien Covid-19 Alami Gejala Aneh setelah 100 Hari Sembuh

Duh, Banyak Pasien Covid-19 Alami Gejala Aneh setelah 100 Hari Sembuh

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 14:36 WIB

Kabar Baik, Sudah 7 Juta Pasien Berhasil Sembuh dari Virus Corona Covid-19

Kabar Baik, Sudah 7 Juta Pasien Berhasil Sembuh dari Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 13:13 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB