Peneliti Temukan 3 Tipe Respon Kekebalan Tubuh pada Covid-19, Apa Saja?

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 16 Juli 2020 | 09:42 WIB
Peneliti Temukan 3 Tipe Respon Kekebalan Tubuh pada Covid-19, Apa Saja?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti dari Penn Institute of Immunology menemukan tiga respon kekebalan tubuh yang berbeda terhadap infeksi SARS-CoV2 yang dapat membantu memprediksi lintasan penyakit pada pasien Covid-19 yang parah.

Dilansir dari Medical Xpress, studi ini telah diterbitkan dalam Jurnal Science. Temuan ini dianggap bermanfaat untuk menemukan cara terbaik merawat pasien dengan pertimbangan respon imun mereka. 

"Untuk pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19, tidak hanya ada satu cara bagi sistem kekebalan tubuh untuk merespons. Ada banyak heterogenitas, yang telah kami saring menjadi apa yang kami sebut tiga imunotipe," kata senior penulis E. John Wherry, Ph.D., ketua departemen Sistem Farmakologi dan Translational Therapeutics.

"Kami berharap ini bisa memprediksi atau setidaknya menyimpulkan berbagai pola kekebalan tubuh yang dimiliki pasien berdasarkan data klinis. Ini akan memungkinkan kami untuk mulai berpikir tentang mendaftarkan pasien ke berbagai jenis uji klinis yang menyelidiki perawatan," tambahnya. 

Para peneliti menerapkan profil kekebalan tubuh untuk menangkap respons individu dari 163 pasien selama infeksi mereka. Penelitian ini mencakup 90 pasien rawat inap yang dirawat di Rumah Sakit University of Pennsylvania, 29 pasien non-rawat inap, dan 44 donor sehat tanpa infeksi Covid-19.

Respon kekebalan tubuh bervariasi di antara kelompok. Immunotipe pertama memiliki aktivitas sel T CD4 + yang kuat, dengan aktivasi sederhana sel T CD8 + dan limfosit darah perifer. CD4 + dan CD8 + bertindak sebagai sel imun inflamasi utama yang bekerja untuk membersihkan virus. 

Imunotipe kedua ditandai terutama oleh subset sel T CD8 + yang dikenal sebagai EM dan EMRA dan aktivasi sederhana sel T CD8 +, sel B memori, dan limfosit darah perifer. 

Imunotipe ketiga menunjukkan sedikit atau tidak ada bukti respon imun terhadap infeksi.

 Imunotipe pertama dikaitkan dengan penyakit yang lebih parah yang meliputi peradangan, kegagalan organ, dan penyakit ginjal akut. 

Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)
sistem kekebalan tubuh (Pixabay)


Tipe kedua berkorelasi bukan dengan tingkat keparahan penyakit tetapi sebaliknya imunosupresi dan mortalitas yang sudah ada sebelumnya. Sementara tipe ketiga yang tidak memiliki aktivasi kekebalan, tidak terkait dengan gejala atau gambaran klinis tertentu, meskipun mereka bervariasi.

"Aktivitas sel T dan B diinformasikan oleh respon imun bawaan," kata penulis senior Michael R. Betts, Ph.D., seorang profesor Mikrobiologi dan pemimpin program di Penn Institute of Immunology, yang juga merupakan rekan penulis pada studi pertama. 

"Kami percaya apa yang terjadi dengan respons bawaan dari sistem kekebalan mungkin adalah apa yang menyebabkan ketiga fenotipe kekebalan ini diidentifikasi oleh laboratorium Dr. Wherry," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penderita Parkinson Hadapi Kehidupan Sulit akibat Covid-19

Penderita Parkinson Hadapi Kehidupan Sulit akibat Covid-19

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 09:02 WIB

Dokter Spanyol Temukan Gejala Covid-19 Baru, Ruam Mulut!

Dokter Spanyol Temukan Gejala Covid-19 Baru, Ruam Mulut!

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 08:26 WIB

Jarang Pakai Masker, Gubernur Oklahoma Positif Virus Corona

Jarang Pakai Masker, Gubernur Oklahoma Positif Virus Corona

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 08:58 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB