Tegas, Dokter Pastikan Pakai Masker Tidak Sebabkan Kekurangan Oksigen

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 17 Juli 2020 | 07:30 WIB
Tegas, Dokter Pastikan Pakai Masker Tidak Sebabkan Kekurangan Oksigen
Ilustrasi memakai masker. (Pexels)

Suara.com - Seorang dokter bedah NHS turun ke Twitter untuk membantah anggapan yang menyebut pakai masker dapat menyebabkan seseorang kekurangan oksigen.

Dokter tersebut adalah dr. Joshua Wolrich, yang lewat bukti medisnya mengungkap bahwa pakai masker tidak sebabkan kekurangan oksigen.

"Ini (masker mengurangi kadar oksigen) adalah kebohongan, dibuat sebagai alasan oleh mereka mempercayai pandemi adalah kabar bohong dan menganggap mengenakan masker melanggar hak-hak mereka," ujar dr. Joshua mengutip Standard, Kamis (16/7/2020).

Demi membuktikannya ia membagikan video yang memperlihatkan dirinya terhubung ke mesin saturasi oksigen dan menjelaskan bahkan kadar oksigennya normal dan aman berkisar antara 95 hingga 100 persen.

"Saya tidak memiliki masalah pernapasan, jadi oksigen saya menunjukkan sekitar 99 persen," katanya.

Lalu ia menunjukkan bagaimana angka menunjukkan 100 bpm, detak jantung yang terbilang cepat, katanya itu terjadi pada detak jantungnya, karena ia harus sambil merekam video.

"Sekarang, aku akan mengenakan masker, sesuatu yang aku lakukan secara rutin saat aku bekerja sebagai dokter bedah, dan aku akan menunjukkan kepadamu bahwa, sebenarnya, jumlah saturasi (kadar) oksigen ini tidak berubah," katanya.

Ia kemudian memakai masker bedah birunya, dan mesin itu menunjukkan bagaimana kadar oksigennya meningkat hingga 100 persen, sebelum kembali dan tetap di 99 persen.

"Masker tidak memiliki kemampuan untuk mengurangi oksigen Anda," tegasnya seraya tetap memakai masker.

"Berhentilah mengada-ada, berhentilah mendengarkan orang-orang yang mengada-ada, dan berhenti mengubahnya menjadi masalah politik. Masker membantu melindungi kamu dan melindungi orang lain. Jika kamu disuruh memakainya, lakukanlah. Berhentilah menjadi egois," ungkapnya menggebu-gebu.

Lebih lanjut, jika banyak yang mengklaim pengetesan terlalu singkat saat ia memakai masker, dr. Joshua kemudian kembali memvideokan dirinya ke mesin saturasi oksigen setelah memakai masker selama dua jam, dan terbukti kadar oksigennya tetap 100 persen.

"Jika kamu bisa mengenakan syal di wajahmu saat musim dingin, kamu juga bisa memakai masker di wajahmu saat pandemi," imbuhnya.

Meski ia sadar betul, efek dari pandemi ada dampak kesehatan mental dan kecemasan yang berpengaruh pada penggunaan masker, tapi tanggapannya hanya diperuntukkan bagi mereka yang asal mengklaim alasan medis, dan membuat orang enggan memakai masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihukum Tak Pakai Masker, Kakek Nyanyi Garuda Pancasila Malah Jadi Mars PNI

Dihukum Tak Pakai Masker, Kakek Nyanyi Garuda Pancasila Malah Jadi Mars PNI

Video | Kamis, 16 Juli 2020 | 16:20 WIB

Takut Sulit Bernapas? Ini 4 Langkah Nyaman dan Tenang saat Pakai Masker

Takut Sulit Bernapas? Ini 4 Langkah Nyaman dan Tenang saat Pakai Masker

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 15:45 WIB

Peragakan Cara Pakai Masker seperti Pakai Bra, Video Wanita Ini Viral

Peragakan Cara Pakai Masker seperti Pakai Bra, Video Wanita Ini Viral

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 15:23 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB